Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Seorang penderita epilepsi ditemukan tewas di Sungai Bondoyudo. Osman, pria berusia 35 tahun, warga Desa Dawuhan Wetan, Kecamatan Rowokangkung ditemukan tidak bernyawa, Kamis (15/11), sore. Kejadian ini pun menambah jumlah orang tewas di Sungai Bondoyudo, yang sudah berkali-kali terjadi di tahun ini.

Jenazah saat dibawa ke rumah duka
Jenazah saat dibawa ke rumah duka
Dari keterangan warga sekitar, awalnya melihat Osman pergi ke sungai sekitar pukul 10 pagi tak jauh dari rumah tempat tinggalnya. Namun hingga siang hari, Ia tidak kembali pulang. Sehingga pihak keluargapun mencarinya langsung ke sungai.

Sesampainya di sana, ternyata Osman sudah tidak ada. “Dugaan warga pada saat korban berada di sungai, penyakit epilepsinya kambuh sehingga terseret arus Sungai Bondoyudo,” kata Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo.

Warga masyarakat pun memiliki inisiatif untuk melakukan pencarian. Warga besama-sama mencari secara manual dengan menyusuri sepanjang sungai yang diperkirakan menjadi lokasi Osman terseret arus.

Beberapa jam pencarian kemudian, akhirnya Osman sudah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Warga pun kemudian mengevakusi jenazahnya. “Jenazah saat ditemukan, dalam kondisi kepala berada di bawah dan tubuh tersangkut bambu,” kata Wawan.

Atas permintaan keluarga, jenazah langsung dibawa ke rumah duka dan menolak dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan outopsi. “Sesuai permintaan keluarga, jenazah tidak dilakukan outopsi dan langsung dimakamkan,” pungkasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: