Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Pasar baru Pronojiwo dilalap si jago merah. Sedikitnya ada 62 rumah toko (Ruko) ludes terbakar dengan rincian, 6 unit ruko bangunan lama dan 56 unit ruko bangunan baru. Dugaan sementara kebakaran yang terjadi pada Senin (5/11), sekitar 18.15 WIB, akibat konsleting listrik.

Kebakaran Pasar Pronojiwo
Kebakaran Pasar Pronojiwo
Kapolsek Pronojiwo, Iptu Khusnan melalui Kanit Reskrim, Purnomo kepada Memo Timur menuturkan, selain 3 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman, warga sekitar juga kompak bergotong royong mencari air dengan alat seadanya kemudian disiramkan ke titik api.

Berkat kekompakan petugas gabungan personil Polri, TNI, PMK, BPBD serta warga setempat, 2 jam kemudian tepatnya sekitar pukul 20.45 WIB, kobaran api berhasil dipadamkan. “Cuaca kala itu hujan rintik-rintik. Tapi tidak membuat api mengecil, malahan semakin membesar. Barang milik warga sebagian ada yang bisa diselamatkan,” ungkapnya.

Menurut keterangan saksi, awalnya saksi mencium bau seperti kertas terbakar. Curiga kemudian saksi mencari tahu dan diketahui ada kobaran api di dalam ruko milik Siti yang di dalamnya terdapat barang dagangan pakaian juga sayuran. Ruko milik Siti dalam kondisi terkunci.

Khawatir api menjalar kemana-mana, saksi memanggil warga lalu mendobrak pintu ruko milik Siti, tapi gagal. Melihat api semakin menjadi dan mulai menjalar ke ruko, warga terus melapor ke Polsek Pronojiwo dilanjutkan ke kantor Pemadam Kebakaran (PMK) Lumajang.

Sambil menunggu petugas PMK datang, pihaknya bersama warga bergotong royong mencari air menggunakan alat seadanya lalu disiramkan ke titik api. Tak lama kemudian 3 unit PMK tiba di lokasi langsung melakukan pemadaman dan api berhasil dipadamkan setelah 2 jam kemudian.

“Hari ini proses olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kami lakukan untuk memastikan penyebab terjadinya kebakaran. Soal kerugian masih dalam proses pendataan,” pungkas Purnomo.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: