Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Aksi pelaku perampasan sepeda motor disertai pembacokan menimpa dua pelajar salah satu SMP Negeri di Kecamatan Tekung. Kedua pelajar itu bernama Devi Maharani (14) dan Manda Kartika Sari (14), keduanya warga Desa Wonosari, Kecamatan Tekung.

Kondisi korban saat hendak dibawa ke Puskesmas
Kondisi korban saat hendak dibawa ke Puskesmas
Meski pelaku begal gagal merampas sepeda motor milik korban, Devi Maharani terpaksa dirawat di Puskesmas, karena mengalami luka bacok pada bagian kepalanya. “Luka di kepala korban itu dibacok pelaku begal itu Pak,” ucap Bunamin, warga sekitar lokasi kejadian.

Seringnya kejadian perampasan sepeda motor alias begal belakangan ini kata Bunamin harus mendapat respon positif dari aparat kepolisian untuk terus meningkatkan patroli di jalan sepi dan jauh dari pemukiman warga, sehingga masyarakat akan merasa aman dan nyaman.

“Rata-rata pelaku Begal sadis dan kejam. Apabila Pak Polisi berhasil menangkap pelaku begal, kami setuju jika diberi hadiah tembakan pada kedua kakinya biar kapok dan jera,” katanya.

Kapolsek Kunir, AKP H. Khuzaini, SH melalui Kanit Reskrim, Aiptu Bambang Harianto kepada Memo Timur menyampaikan apabila kasus itu sudah ditangani dan masih dalam penyelidikan. “Untuk mengungkap kasus ini, kami dibackup penuh oleh Resmob Sat Reskrim Polres Lumajang,” ungkapnya.

Kejadian bermula ketika Devi Maharni mengendarai sepeda motor Yamaha Mio J Nopol N 6903 UB berboncengan dengan Manda Kartika Sari perjalanan menuju ke rumahnya. Setelah melintas di jalan raya Dusun Karanganyar, Desa Kabuaran, Kecamatan Kunir.

Di tengah perjalanan, tiba-tiba 2 orang tak dikenal mengendarai sepeda motor matic jenis Honda Vario tanpa plat Nopol terpasang membuntutinya. Sesampai di lokasi kejadian, orang yang dibonceng Honda Vario menendang sepeda motor yang dinaiki korban.

Sepeda motor oleng, korban terjungkal dari atas motornya masuk ke selokan, salah satu pelaku berusaha mengambil sepeda motor milik korban. Melihat pelaku berusaha mengambil sepeda motornya, korban berteriak minta tolong. Hal itu membuat pelaku panik, lalu membacok korban.

Saat kejadian berlangsung melintas pengendara sepeda motor. Pelaku ketakutan dan langsung kabur ke arah selatan. “Untung ada pengendara sepeda motor itu. Jika tidak ada, sepeda motor milik korban pasti amblas dibawa kabur pelaku Mas,” ungkapnya lagi.

Kanit Reskrim Polsek Kunir juga menuturkan, pihaknya sudah mengantongi ciri-ciri pelaku juga sepeda motor yang dinaiki pelaku begal tersebut dan mudah-mudahan proses penyelidikan segera membuahkan hasil, sehingga bisa mengungkap dan menangkap pelakunya. “Kondisi korban sudah membaik,” pungkasnya.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: