Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Satu hari pasca jebolnya bronjong penahan air di dekat Dam Gambiran Kali Asem, perbaikan darurat mulai dilakukan, Selasa (7/11). Terlihat alat berat juga diturunkan untuk mempercepat perbaikan tersebut.

Perbaikan darurat bronjong di dekat Dam Gambiran
Perbaikan darurat bronjong di dekat Dam Gambiran
Bahkan meskipun bronjong tersebut adalah tanggungjawab dari Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (DPU SDA) Provinsi Jatim, namun Pemkab Lumajang juga turut ikut membantu menyelesaikan persoalan ini.

Terlihat petugas dari DPU dan BPBD Lumajang juga turut membantu untuk pemasangan jumbo bag dan sandbag yang berisi pasir. Hal ini sebagai penguat sementara pada bronjong, utamanya di titik yang sudah rusak.

Selain itu, petugas juga melakukan pemasangan terpal di atasya. Dengan tujuan air tidak merembes ke bronjong. Meksi bronjong rusak, pihak DPU SDA Jatim sendiri enggan disebut bronjong tersebut jebol.

“Bukan jebol, ini kan dulu penanganan darurat sekarang ada rembesan. Kita antisipasinya pakai jumbo bag dan sandbag. Serta bahan kedap air,” kata Joko Wahyono, Kepala Seksi Persungaian Dinas PU SDA Jatim.

Ia juga berharap hujan deras tidak terjadi lagi dalam waktu dekat sebelum penanganan sementara ini selesai. “Semoga hujannya tidak tinggi. Karena kita mengamankan ini dulu, penanganan darurat dan meminimalisir kejadian serupa,” pungkasnya saat ditemui di loaksi.

Sementara Ketua Komisi B DPRD Lumajang, Solikhin, SH menyayangkan kondisi bronjong yang jebol tersebut. Pasalnya itu dibangun menggunakan anggaran milik pemerintah yang tidak sedikit.

“Sungainya milik provinsi, kalau jebol seperti ini kan yang dirugikan juga masyarakat Lumajang,” ucapnya pada wartawan saat melihat ke lokasi juga.

Selanjutnya perbaikan yang dilakukan harus lebih maksimal lagi. Agar kejadian serupa tidak terulang, meskipun debit air yang tinggi. “Akhir-akhir ini hujannya semakin lebat, jadi harus kita antisipasi,” pungkasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: