Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Program Sejuta Rumah yang dicanangkan Presiden Joko Widodo melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat diduga tak tepat sasaran di Lumajang. Dari berbagi sumber informasi yang dihimpun, rumah bersubsidi itu banyak dinikamti kalangan menengah keatas bukan warga dengan penghasilan rendah.

Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Lumajang, Ir. Nugroho
Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Lumajang, Ir. Nugroho
Karena tak sedikit pula rumah bersubdisi itu tidak ditempati dan tidak terawat. Serta diduga hanya digunakan sebagai investasi saja oleh pemiliknya. Hal ini tentunya menyalahi aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.
Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Lumajang, Ir. Nugroho menyampaikan, pihaknya juga sudah menerima informasi terkait dugaan tidak tepat sasaran program tersebut. Namun itu bukan ranah pihaknya untuk menindak.

“Terkait rumah bersubsidi, Pemkab Lumajang terkait dengan akad (jual-beli) antara konsumen dan poengambang kita tidak ikut-ikut. Murni antara pembeli dengan pengembang yang ditunjuk,” ucapnya pada sejumlah wartawan.

Dalam program ini, Pemkab Lumajang hanya berperan untuk memfasilitasi para pengembang yang akan mengajukan pembangunan rumah bersubsidi itu. “Pemerintah Daerah memberikan rekomendasi terkait pengembang itu kepada kementerian,” tegasnya.

Di Lumajang sendiri, jatah rumah yang ditetapkan oleh kementerian mencapai 1.000 unit lebih. Nugroho, menegaskan informasi yang diterimanya akan ditindaklanjut pada pihak terkait. “Intinya dari informasi yang kita terima jadi bahan untuk koordinasi dengan yang terkait,” jelasnya.

Pemkab Lumajang juga memiliki kewajiban melakukan pembinaan pada perumahan yang dibangun tersebut. Diantaranya memperhatikan fasilitas umum (fasum) yang ada di perumhan yang juga harus disediakan oleh pihak pengembang.

“Misalnya jalan, ruang terbuka hijau, tempat sampat sampah itu yang kita ingatkan,” jelasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: