Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Peristiwa orang tewas tenggelam di Sungai Bondoyudo kembali terjadi. Kali ini korban bernama Habir berusia 48 tahun. Awalnya Ia dilaporkan hilang dan kemudian ditemukan tewas tenggelam di aliran sungai yang berlokasi di Desa Kaliboto Lor, Kecamatan Jatiroto, Kamis (1/11).

Korban saat dievakuasi
Korban saat dievakuasi
Laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, Habir sudah dilaporkan hilang sejak Rabu (31/10). Terakhir keluarganya melihat saat pergi mencari rumput sampai pukul 18.00.

“Namun tidak pulang ke rumah hingga hampir tengah malam,” kata Kepala Bidang Kesiapsiagaan, Pencegahan, dan Logistik BPBD Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo.

Kemudian kejadian ini dilaporkan pada BPBD dan petugas datang ke lokasi. Menurut pihak keluarga, diduga korban tenggelam di sungai. Karena riwayat penyakit epilepsi yang diderita Habir sering kambuh dan ada kemungkinan jatuh ke sungai.

Petunjuk awal pun ditemukan, karena ada sepeda ontel dan rumput milik korban di pingir Jl. Dewi Sri di desa setempat. Karena pencarian malam itu tidak membuahkan hasil, akhirnya diteruskan pada pagi harinya.

“Warga sudah melakukan penyisiran manual di dalam sungai dari titik ditemukan sepeda dan hasil merumput, hingga ke tanggul perbatasan Lumajang-Jember dengan hasil nihil. Kita bersama Babinsa Jatiroto melakukan pencarian menggunakan Blor dan alat bantu penerangan dan hasil juga masih nihil,” kata Wawan.

Saat pencarian dilakukan kembali, jenazah pria kelahiran tahun 1970 itu ditemukan sekitar pukul 05.30 WIB. Jenazah berada di 10 meter dari ditemukannya sepeda dan hasil merumput korban. Kemudian dilakukan proses evakuasi oleh keluarga, Babinsa, Polsek, BPBD, dan perangkat Desa setempat.

“Korban dievakuasi pukul 06.00 WIB kemudian dibawa ke RS Jatiroto,” lanjut Wawan.

Namun pihak keluarga sudah sepakat bahwasanya tidak dilakukan outopsi dan langsung dikebumikan di pemakaman dekat rumah duka. Hasil visum luar oleh pihak RS dan Polsek pun menyatakan korban murni karena penyakit epilepsi yang kambuh dan bukan penganiayaan. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: