Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Warga Desa Jarit, Kecamatan Candipuro mendatangi Pendopo Kabupaten, Sabtu (17/11) sore untuk mendemo Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, M.ML. Mereka ingin menyampaikan aspirasi soal polemik yang berkaitan dengan kendaraan tambang pasir yang melintas di desanya.

Warga Desa Jarit mendemo bupati
Warga Desa Jarit mendemo bupati
Seperti diketahui, akhir-akhir ini warga setempat merasa resah dengan adanya truk pasir yang melintas di jalan desa. Warga tidak nyaman dengan banyaknya truk pasir yang lalu-lalang di pemukiman setiap harinya.

Untuk itu warga menolak jika jalan desa dilalui truk pasir. Mereka meminta bupati, bisa membantu mengatasi polemik ini. Bisa memberikan perintah kepada jajaran terkait, agar truk pasir tidak lagi melintas di sana.

“Kami tetap solid membuat keputusan, kami akan perjuangkan desa kami supaya kami merasa aman dan nyaman,” kata Habibi, salah satu warga Desa Jarit. Ia mengaku, warga merasa dirugikan dengan aktifitas lalulintas pasir.

Bupati sendiri sudah menanggapi hal ini, Ia akan segera melakukan koordinasi atas tuntutan masyarakat. Agar semua truk pengangkut pasir tidak melalui jalur pemukiman warga. “Saya akan segera koordinasikan semua usulan masyarakat desa Jarit, jalur tambang pasir itu melalui jalur alternatif jalur Kamar Kajang,” ungkapnya.

Jalur alternaif itu, yang dimaksud adalah jalur tepian sungai yang langsung tembus ke jalan nasional. Ia akan segera melakukan rapat untuk menentukan teknis jalan yang akan dilalui truk pasir. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: