Antisipasi Banjir Lagi, Tanggul Permanen Akan Dibangun 2020

Kondisi pasca banjir di Desa Sidorejo Kecamatan Rowokangkung. (fit) 
Lumajang, Motim - Untuk mengantisipasi banjir kembali melanda di Desa Sidorejo dan Desa Rowokangkung sejauh ini masih bersifat sementara. Penanganan tanggul yang jebol di Sungai Aftur sudah dilakukan sementara. Untuk pembangunan tanggul permanen masih akan dilakukan pada 2020 nanti.

Hal ini sesuai dengan keputusan antara Pemkab Lumajang dengan Pemprov Jatim. Karena bangunan fisik yang ada itu adalah milik dari Pemprov Jatim.

“Bersama dengan pihak provinsi, 2019 akan melakukan kajian teknis. Insyallah 2020 akan dibangun tanggul permanen. Itu pun dengan catatan anggaran jika anggaran mencukupi. Jadi tahun depan masih kajian,” kata Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati.

Indah menyebutkan pembangunan tanggul permanen itu merupakan rencana jangka panjang. Sehingga bahaya banjir masih bisa mengancam warga. “Siap-siap masyarakat banjir lagi. Tapi kita berdoa agar curah huja tidak tinggi,” ucapnya pada wartawan, Rabu (26/12).

Untuk jangka pendeknya, memang hanya penanganan tanggul sementara, seperti dengan sak berisi tanah. Sehingga antisipasi agar air tidak meluber ke pemukiman. Kecuali jika hujan deras dengan waktu lama. Tentu tanggul sementara tidak kuat.

Di kesempatan lain, Pelaksana Teknis (Plt) Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo alat berat sudah dikerahkan ke lokasi untuk penanganan tanggul sementara. “Personil BPBD juga tetap bersiaga di lokasi,” ucapnya. (fit)