Baznas Berikan Intensif bagi Marbot, Muazin, dan Dai di Daerah Terpencil

Lumajang, Motim - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lumajang menyalurkan intensif bagi marbot, muazin, dan dai yang berada di daerah-daerah terpencil di Lumajang. Intensif itu diberikan dalam acara yang digelar di Kantor Kementerian Agama Lumajang, Kamis (27/12).
Pelatihan Dai dan Kader Penggerak Masjid serta Pemberian Insentif Muazin, Marbot, dan Dai
Pelatihan Dai dan Kader Penggerak Masjid serta Pemberian Insentif Muazin, Marbot, dan Dai
Total ada 126 orang yang medapat intensif tersebut. Masing–masing mendapat intensif sebesar Rp 400 ribu. Mereka adalah marbot, muazin, dan dai yang selama ini menjalankan tugas dengan ikhlas di masjid-masjid terpencil di 21 kecamatan yang ada di Lumajang.

“Kita berikan kepada mereka karena sudah ikhlas, sehingga kita perhatikan mereka. Ditambah mereka belum mendapat perhatian dari pemerintah selama ini,” kata Ketua Baznas Lumajang, H. Atok Hasan Sanusi pada Memo Timur.

Ia berharap, dengan adanya intensif yang diberikan oleh Baznas mereka tetap bisa menjalankan tugasnya dengan ikhlas. “Ini sekedar membantu saja, itu tidak berarti mengurangi rasa ikhlas mereka dalam menjalankan tugasnya,” ucapnya.

Selain itu, dalam kegiatan ini juga digelar pelatihan bagi dai dan penggerak masjid yang berada di naungan Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (NU) Lumajang. Ada ratusan peserta yang ikut dalam kegiatan ini.

“Dengan harapan kader ini bisa ikut memakmurkan masjid di Lumajang,” ujarnya.

Selanjutnya mereka juga bisa menjadi bagian dari Baznas Lumajang. “Kedepan kita harapkan mereka ini bisa menjadi kepanjangan tangan dari Baznas Lumajang. Melalui UPZ (Unit Pengumpul Zakat) yang dibentuk,” pungkasnya. (fit)