Bupati Sebut Desain Pembangunan Tribun Stadion Salah

Bupati saat meninjau pembangunan tribun. (*) 
Lumajang, Motim - Bupati Lumajang Thoriqul Haq, M.ML menilai jika pembangunan tribun pada Stadion Semeru sisi timur bermasalah. Ia menyebut, pembangunan itu tidak beres lantaran desain perencanaan pembangunan tribun yang salah.

Kesalahan itu bupati temukan setelah dua kali melakukan inspeksi mendadak (sidak) kesana. Pada sidak pertama Ia sudah marah-marah karena pembangunan tidak sesuai harapan dan minta dibenahi. Kemudian sidak kedua juga kembali ditemukan sejumlah ketidaksesuaian pembangunan.

“Dari awal ini sudah persoalan. Saya agak kecewa dengan teman-teman Dispora, kenapa tidak sejak awal menelaah detail perencanaannya,” ucapnya pada wartawan saat ditemui di Kantor Bupati, Jumat (14/12).

Dari kesalahan desain tersebut, akhirnya juga berdampak pada pembangunan yang salah pula. Karena pihak ketiga yang mengerjakan pembangunan juga harus sesuai desain perencanaan tersebut.

“Yang bangun kontruksinya, pelaksana, sesuai gambar. Nyatanya gambarnya sesuai itu. Kalau tidak seseuai perencanaan, pelaksananya juga salah,” tegasnya.

Bupati menyebutkan beberapa kesalahan itu. Diantaranya ada sisi tempat duduk yang memiliki jarak pandang terbatas. Karena tertutupi bangunan pintu yang ada. “Harusnya kegunaanya untuk menonton bola tapi faktanya orang terhalang untuk nonton bola,” ujar dia.

Kesalahan lainnya, pada tangga menuju ke tribun setelah pintu dinilai membayakan penonton yang hadir nantinya. “Untuk orang naik tangga ke tribun, biasanya harus leluasa namun ini terganggu karena begitu masuk langsung curam. Karena langsung tempat duduk,” ungkap Thoriq.

Ditanya solusi selanjutnya, bupati masih belum bisa memutuskan. Karena Ia juga menilai pembangunan tribun ini jadi ruwet. “Ini ruwet,” pungkasnya. Padahal diketahui batas akhir pembangunan tribun sesuai perencanaan adalah pada 5 Desember lalu. (fit)