Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - H. Atok Hasan Sanusi telah ditetapkan sebagai Ketua Badan Amil Zakat (Baznas) Lumajang yang baru. Pasalnya setelah meninggalnya Ketua Baznas Lumajang sebelumnya, H. Affandi Latief Asnawi pada Juli lalu, terjadi kekosongan jabatan.

H. Atok Hasan Sanusi
H. Atok Hasan Sanusi
Seperti diketahui, H. Atok ditetapkan sebagai Ketua Pengganti Antar Waktu (PAW) di sisa periode hingga 2015-2020. Pengangkatan H. Atok ini sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, M.ML atas rekomendasi dari Baznas Pusat.

“Jadi pasca wafatnya Ketua Baznas H. Affandi Latief. Kita kemudian mengajukan proses pergantian pada bupati. Setelah rekomendasi dari pusat turun, kemudian bupati mengeluarkan SK dan menunjuk saya,” kata H. Atok pada Memo Timur.

Meneruskan estafet kepepimpinan, Ia mengaku sangat terpacu untuk bergerak demi kemajuan Baznas Lumajang. Pengelolaan zakat lebih dimaksimalkan. Karena diakuinya selama 3 tahun terakhir ini jumlah zakat yang masuk masih stagnan.

“Masih stagnan di kisaran Rp 4,5 miliar. Kami menargetkan di tahun depan minimal mendapatkan Rp 5 miliar,” terangnya.

Sementara untuk di 2018, jumlah zakat yang terkumpul juga tidak bisa digenjot lagi. Karena hingga akhir tahun capaiannya sudah Rp 4,6 miliar. “Kalau di 2018 tidak bisa, di tahun depan kita targetkan naik,” ungkapnya.

Di tahun depan, pihaknya akan melakukan aksi untuk dapat meningkatkan perolehan zakat. Ia juga ingin mengembalikan kejayaan Baznas Lumajang di masa kepemimpinan almarhum KH. Muflih Farid.

“Saat itu Lumajang bisa menjadi rujukan untuk study banding daerah lainnya dalam mengelolah zakat. Karena Lumajang sudah sangat dianggap sukses,” pungkasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: