Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Para pecinta burung hantu yang tergabung di Komunitas OWL Lumajang sering melakukan sosialisasi tentang manfaat burung yang dikenal mistis tersebut. Bukan hanya untuk piaraan, tapi burung hantu bisa mebantu para petani.

Komunitas burung hantu di Lumajang
Komunitas burung hantu di Lumajang
“Masyarakat khususnya petani harus paham tentang burung hantu, itu bukan makhluk mistik atau horor, bahkan bermanfaat untuk petani karena sebagai pembasmi hama tikus di musim tanam,” kata Andri.

Mereka selalu berkumpul tiap Minggu saat Car Free Day (CFD) di Alun-Alun Lumajang. Tidak hanya sekedar berkumpul, mereka selalu mensosialisasikan hal itu pada masyarakat.

Andri menambahkan, keberadaan komunitas ini juga selain sebagai wadah bagi para pecinta burung hantu, jadi juga bisa memberi manfaat bagi masyarakat, khususnya petani yang ada di desa-desa.

“Diharapkan keberaadaan kominitas OWL Lumajang ini bukan hanya untuk kesenangan, tetapi juga bermanfaat bagi lingkungan, terutama petani. Pemanfaatan burung hantu sebagai pembasmi hama tikus ini sebenarnya sangat efisien. Namun belum banyak diterapkan,” harap Andri.

Ia menjelaskan, burung yang sering keluar malam ini terdapat lima jenis. Diantaranya jenis Clepuk atau Scoop owl, burung Gares Barn Owl, jenis Oriental Bay, dan burung jenis Buffy. Saat ini di Lumajang memiliki anggota kurang lebih sekitar 15 orang pecinta burung hantu. Komunitas tersebut dibentuk sejak tahun 2017 lalu. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: