Libur Sekolah, Baznas Gelar Khitan Massal Gratis

Lumajang, Motim - Memasuki musim libur sekolah, Badan Amil Zakat Nasional (Basnas) Lumajang menggelar khitan massal gratis, Rabu (19/12), di Panti PKK. Momen liburan dimanfaatkan oleh Baznas, agar banyak anak-anak yang ikut dalam salah satu Program Lumajang Sehat itu.
Khitaan massal oleh Baznas di Panti PKK
Khitaan massal oleh Baznas di Panti PKK
Ketua Baznas Lumajang, H. Atok Hasan Sanusi menyampaikan, khitan massal kali ini digelar sekaligus untuk memperingati Hari Jadi Lumajang (Harjalu) ke-763 Tahun. Ada 98 peserta dari 8 kecamatan di Kabupaten Lumajang.

Diantaranya dari Kecamatan Lumajang, Sukodono, Padang, Kedungjajang, Sumbersuko, Klakah, Ranuyoso, dan Tekung. “Kita utamakan anak-anak dari keluarga yang kurang mampu. Sehingga mereka bisa terbantu,” kata H. Atok pada Memo Timur.

Selain tidak dipungut biaya, mereka juga mendapatkan perlengkapan sholat. Seperti baju takwa, sarung, dan songkok. Tidak hanya itu, Baznas juga memberikan uang saku bagi peserta khitan massal ini.

“Baznas juga bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Lumajang. Sejumlah tenaga medis dikerahkan untuk melakukan pengkhitanan,” ujar H. Atok saat ditemui di lokasi khitan massal.

Sebelum anak-anak itu dikhitan, Wakil Bupati, Ir. Indah Amperawati, M,Si juga menemui mereka. Untuk memberikan motivasi agar anak-anak tidak takut dikhitan. Indah juga menyampaikan, agar anak-anak setelah dikhitan lebih giat lagi dalam beribadah dan meningkatkan ketakwaannya.

“Wabup juga mengapresiasi dan mendukung kegiatan yang digelar oleh Baznas. Kedepan sinergi antara Pemkab dengan Baznas juga akan terus dilakukan dalam setiap kegiatan,” ujar H. Atok yang baru diangkat jadi Ketua Baznas.

Dalam setahun, Baznas Lumajang menyelenggarakan khitan massal gratis sebanyak dua kali. Dua kesempatan itu juga dipilih di watu libur sekolah. “Pertama saat libur kenaikan kelas di pertengahan tahun. Dan sekarang akhir tahun di libur semester,” pungkasnya.

Dari pantauan Memo Timur di lokasi, tidak sedikit peserta khitan yang menjerit dan menangis. Namun pihak orangtua dan tenaga medis berusaha menenangkan mereka. Agar proses khitan bisa dilakukan dengan lancar. (fit)