Lumajang Marak Peredaran Narkoba, Kapolres Evaluasi Tingkatkan Operasi

Lumajang, Motim - Peredaran dan penyalah gunaan Narkoba di Lumajang terus meningkat. Hal ini terbukti sejak 3 bulan terakhir menjelang pergantian tahun, Satuan Reserse Narkoba Polres Lumajang bisa mengungkap 1 hingga 2 kasus Narkoba, baik jenis obat keras berbahaya atau lebih dikenal dengan pil koplo maupun jenis sabu setiap minggunya.
Kapolres Lumajang AKBP DR. Muhamad Arsal Sabhan, SH, SIK, MH, MM
Kapolres Lumajang AKBP DR. Muhamad Arsal Sabhan, SH, SIK, MH, MM
Kondisi ini mendapat perhatian serius dari petinggi Polres Lumajang berpangkat dua melati. “Betul dan masih kami evaluasi,” tutur AKBP DR Muhamad Arsal Sabhan, SH, SIK, MH, MM kepada Memo Timur.

Narkoba merupakan musuh utama Negara dan harus diperangi. Untuk menekan terjadinya peredaran dan penyalah gunaan Narkoba di Lumajang, Polres Lumajang terus meningkatkan operasi anti Narkoba sasaran adalah tempat hiburan malam, warung remang-remang, rumah kost, hotel, Cofe.

“Ada sejumlah tempat yang disinyalir sering dijadikan tempat transaksi Narkoba juga tidak lepas dari pantauan dan pengawasan anggota kami Mas,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan sosialisasi tentang bahaya narkoba sasarannya adalah semua lembaga pendidikan mulai dari tingkat SMP/MTs, SMA/SMK/MA, Pondok Pesantren juga perusahaan yang banyak pekerjanya, baik yang ada di wilayah kota maupun di pedesaan.

“Narkoba musuh kita semua. Mari bersama selamatkan putra putri kita sebagai penerus bangsa dari Narkoba. Jika melihat ada orang bertransaksi narkoba segera laporkan ke polisi terdekat biar segera diambil tindakan,” pungkas Kapolres Lumajang (cho)