Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Pasca banjir bandang yang terjadi di Desa Ranu Pani, Kecamatan Senduro, akhir pekan lalu, banyak meterial yang menutupi drainase. Untuk itu petugas gabungan bersama dengan warga setempat bekerja bhakti untuk membersihkannya, Selasa (4/12).

Kerja bhakti membersihkan drainase
Kerja bhakti membersihkan drainase
“Kerja bhakti dalam rangka normalisasi saluran akibat hujan deras yang membawa lumpur,” kata Kepala Bidang Kesiapsiagaan, Pencegahan, dan Logisitik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo.

Ia menjelaskan, normalisasi harus dilakukan karena ketebalan material mencapai 30 sentimeter. Upaya normalisasi awalnya dilakukan secara manual dengan cangkul dan sekop, sambil menunggu alat berat datang.

Upaya yang dilakukan dalam sehari itu memang belum sepenuhnya optimal. Pasalnya masih ada sebagian material yang belum dibersihkan. Namun setidaknya, saluran air yang ada sudah bisa kembali berfungsi.

“Kerja bakti masih belum optimal mengingat sedimen terlalu tebal dan terlalu luas,” ujar Wawan. Selain petugas dari BPBD, kegiatan ini juga melibatkan Koramil Senduro, Polsek Senduro, Masyarakat Desa Ranupani. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: