Pelajar Galang Dana Bantuan, Rp 4,5 Juta Terkumpul

Lumajang, Motim - Musibah tsunami yang melanda beberapa daerah belakangan ini mengetuk hati puluhan pelajar di Lumajang. Karena musibah yang terjadi, seperti banjir di Kecamatan Rowokangkung dan Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember. Kemudian Tsunami di Banten dan Lampung.
Pelajar galang dana bantuan
Pelajar galang dana bantuan
Untuk itulah para pelajar melakukan kegiatan aksi solidaritas penggalangan dana, Kamis (27/12). Mereka tergabung dalam Aliansi Pelajar yang terdiri dari Study Club Sejarah (SCS) Smaga, Gerakan Siswa Nasional Indonesia (GSNI) Cabang Lumajang, Pecinta Alam Smaga (Palaga), Pramuka Gudep Satria Mandala Smaga, dan Remaja Masjid (Remas) Asy-Syuhada' Smaga.

Aksi yang diikuti 45 pelajar ini dimulai pukul 08.00 WIB hingga 11.00 WIB dan digelar di beberapa titik diantaranya di simpang lima pasar baru, perempatan adipura, pertigaan gladak abang, perempatan P3, Alun-Alun Lumajang dan menyusuri pertokoan Jl. PB. Sudirman.

Menurut Ketua Remas Asy-Syuhada' Smaga Zulvian, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan rasa solidaritas dan kepedulian antar sesama pelajar untuk meringankan beban korban yang terkena musibah Tsunami Banten, Lampung, Banjir di Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang dan Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember.

Penggalangan dana dilaksanakan di beberapa titik agar maksimal dan mendapat hasil yang lebih banyak, sehingga nantinya dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa bencana.

Dana yang terkumpul dari aksi penggalangan dana tersebut sebesar Rp. 4.575.200 dan beberapa sembako dari sumbangan masyarakat. Sementara itu Khoirur Roziqin, Ketua DPC GSNI Lumajang mengucapkan terima kasih kepada beberapa organisasi/ekstra kurikuler yang ada di Lumajang yang bersatu untuk aksi kemanusiaan ini.

Hasil dari penggalangan dana ini sesuai kesepakatan akan dibagi untuk penyaluran kepada korban banjir di Rowokangkung dan Kencong. “Kita akan belanjakan dalam bentuk sembako dan langsung kita distribusikan ke lokasi banjir,” ucapnya.

Sedangkan untuk bantuan korban tsunami Banten dan Lampung akan disalurkan ke rekening lembaga sosial yang membuka posko di sana. “Insyallah bantuan dari para pelajar dan masyarakat Lumajang sampai ke saudara-saudara kita yang terkena musibah,” ujarnya. (*/fit)