Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Aksi penutupan akses truk pengangkut pasir kembali terjadi. Setelah sebelumnya polemik serupa bisa teratasi, kali ini muncul kembali. Kali ini penutupan jalan dilakukan di gapura masuk Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro oleh warga setempat.

Penutupan akses truk pasir di Jugosari
Penutupan akses truk pasir di Jugosari
Material berupa bebatuan ditumpuk di jalan. Akibatnya kendaraan pun tidak bisa melintas di sana. Salah satu alasan penutupan ini, karena warga menuntut kepada pemerintah Kabupaten Lumajang agar secepatnya membangun akses jalan khusus bagi armada pengangkut pasir. Karena jika melintas di jalan desa, banyak kerugian yang dirasakan masyarakat.

Dengan adanya aksi penutupan ini, bukan hanya truk pasir, warga pun juga harus memutar untuk mencari jalan alternatif lainnya, yang jaraknya relatif jauh. Untuk mengatasi hal ini, Kapolres Lumajang, AKBP Muhamad Arsal Sahban sudah datang ke lokasi.

Kepada warga, kapolres meminta agar warga tetap tenang. “Jangan sedikit sedikit blokade gini. Saya mengerti perasaan bapak-bapak sekalian, Saya juga tetap memperjuangkan hak bapak. Tapi ayolah, jangan menutup jalan seperti ini,” katanya pada warga.

Ia juga berjanji akan menampung aspirasi mereka. “Saya berjanji akan tetap di tengah-tengah para bapak di sini, tetap berada di tengah masyarakat. Ingat, kami sebagai Polri akan sangat memfasilitasi aspirasi masyarakat, asalkan jangan sampai berbuat anarkis, apalagi hingga berbuat hal yang tidak diinginkan kita semua,” tegasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: