Resmob Ungkap Pencuri HP dan Sepeda Motor 12 TKP

Lumajang, Motim - Pencuri sepeda motor 12 Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan rincian 10 TKP di wilayah Kecamatan Kota Lumajang, 1 TKP di wilayah Sumbersuko dan 1 TKP lagi di wilayah Kecamatan Padang, akhirnya ditangkap oleh tim Resmob Sat Reskrim Polres Lumajang.
Pelaku saat memperagakan aksinya didepan Kapolres Lumajang
Pelaku saat memperagakan aksinya di depan Kapolres Lumajang
Pelaku bernama Snapon (28), warga Dusun Bulukubung, Desa Kalisemut, Kecamatan Padang. Barang bukti yang diamankan petugas berupa 1 unit sepeda motor Yamaha Vixion Nopol N 2839 UI tanpa dilengkapi dengan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNKB), diduga hasil kejahatan.

Kapolres Lumajang, AKBP DR Muhamad Arsal Sahban, SH, S.IK, MH, MM kepada media saat press release, Kamis (20/12), bertempat di pasar Loak Lumajang menyampaikan, tertangkapnya pelaku pencurian sepeda motor 12 TKP ini, bermula dari laporan Armiyati Rizal, warga Lumajang yang menyampaikan HP merk Xiomi Note 5A miliknya hilang di dalam warung kopi Cahaya Jibril yang terletak di jalan Gajah Mada.

“Kejadiannya, Minggu (18/12), sekira pukul 24.00 WIB. Dalam laporannya, korban mengaku rugi sekira 1,6 juta,” tuturnya. Tim Resmob Sat Reskrim terus menindaklanjuti laporan korban dengan melakukan penyelidikan. Setelah hampir sebulan lamanya tim Resmob memperoleh petunjuk jika HP milik korban berada di pelaku.

Atas petunjuk itu, Resmob terus mencari keberadaan pelaku. Dasar lagi beruntung, pada Sabtu (15/12), sekira pukul 15.00 WIB, saat resmob sedang melakukan patroli keliling melihat pelaku berada di sebuah Café yang terletak di jalan Gajah Mada sekitaran Taman Toga. Tak mau kehilangan, Resmob pun langsung menyergapnya.

“HP merk Xiomi milik korban ada padanya. Juga diamankan sepeda motor Yamaha Vixion tanpa dilengkapi surat sah kendaraan, terus digelandang menuju Sat Reskrim Polres Lumajang untuk proses hukum lebih lanjut juga pengembangan,” ujarnya.

Saat diperiksa kepada penyidik, pelaku ini mengaku sepeda motor yang dikendarainya itu bodong tanpa surat karena diperoleh dari hasil kejahatan. Tidak hanya itu, dia juga menyampaikan jika sebelumnya, telah melakukan aksi pencurian sepeda motor sebanyak 12 TKP.

Sasaran pelaku adalah sepeda motor yang sedang diparkir dan ditinggal oleh pemiliknya. Pelaku mengaku mengambil sepeda motor korban dengan cara merusak kunci sepeda motor menggunakan kunci T. Setelah dicroscek ternyata sepeda motor Yamaha Vixion itu milik Supriyadi warga Dusun Krajan, Desa Barat, Kecamatan Padang.

“Korban juga kami undang ke Press Release ini, karena sepeda motor Yamaha Vixion ini akan diserahkan Mas,” katanya.

Keterangan pelaku masih berubah-ubah, awalnya dia mengatakan setiap beraksi diantar oleh seorang temannya. Tak lama kemudian dia juga mengatakan bahwa setiap beraksi ada tiga orang temannya yang ikut membantu. “Keterangan pelaku terus kami kejar sebab kami yakin ini sindikat,” ungkapnya.

Masih kata Kapolres, perbuatan pelaku dijerat pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang pencurian dengan pemberatan dipidana hukuman penjara paling lama 7 tahun. “Yang pasti, kasus ini terus kami kembangkan,” pungkasnya.

Terpisah, Supriyadi kepada media mengaku gembira karena sepeda motornya yang hilang dicuri maling berhasil ditemukan oleh polisi. Hilangnya sepeda motornya saat ngopi di sebuah warung lalu ditinggal menemui temannya. Sekitar 1 jam kemudian sepeda motor yang dikreditnya sejak 2 tahun yang lalu sudah tidak ada ditempat.

Dicari tak juga ditemukan, dirinya terus melapor ke Polres Lumajang. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres bersama anggotanya, karena berhasil menemukan dan mengembalikan sepeda motor kami ini. Saya janji akan menggunakan kunci ganda ketika hendak diparkir,” tambah Supriyadi.(cho)