Selipkan Sabu di Helm, Warga Senduro Ditangkap Polisi

Lumajang, Motim - Kedapatan membawa serbuk putih diduga sabu yang diselipkan di dalam helm yang dipakainya, Ngudianto bin Slamet (54), warga Dusun Tempuran blok pasar Agropolitan, Desa/Kecamatan Senduro, ditangkap unit Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Lumajang.
Pelaku saat diamankan petugas
Pelaku saat diamankan petugas
Ngudianto ditangkap petugas di jalan raya Desa Kebonagung, Kecamatan Sukodono, pada Senin (10/12) sekira pukul 10.27 Wib. Sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan antara lain 1 poket sabu seberat 0,28 gram, 1 buah Hp merk Samsung juga 1 buah helm.

"Ngudianto berikut BB terus kami boyong ke Sat Resnarkoba untuk diproses hukum sekaligus untuk pengembangan," kata Kasat AKP Purwandhito, SH kepada Memo Timur.

Saat ditanya dari mana sabu itu didapat, sambil menundukkan kepalanya diduga penuh penyesalan Ngudianto menyampaikan apabila sabu itu dibeli dari seorang temannya bernama Sugeng Hariyanto warga perumahan Bumi Biting Indah Desa Kuterenon Kecamatan Sukodono, seharga 300 ribu.

"Usai dimintai keterangan Ngudianto kami tahan di rumah tahanan Polres Lumajang dengan dijerat pasal 114 sub 112 UURI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika,"ujarnya.

Atas keterangan Ngudianto itulah, unit Opsnal Sat Resnarkoba langsung bergerak mencari keberadaan Sugeng Hariyanto. Dasar lagi beruntung, satu jam kemudian petugas berhasil menangkapnya berikut sejumlah barang terkait Narkotika.

Adapun barang yang diamankan 1 buah dompet berisi 4 buah amplop masing-masing berisi sabu dengan berat 0,28 gram, 0,54 gram dan 2 amplop lagi juga berisi sabu dengan berat masing-masing 0,52 gram.

Tak hanya itu, unit Opsnal Sat Reskoba juga mengamankan 1 buah plastik yang didalamnya terdapat 7 poket sabu dengan rincian 1 poket sabu dengan berat 0.14 gram,

1 poket sabu seberat 0, 16 gram, 1 poket sabu seberat 0,18 gram. 4 poket lagi beratnya 0,10 gram, sebuah HP juga uang tunai sebesar 300 ribu rupiah.

Sugeng Hariyanto berikut terus dibawa ke Sat Resnarkoba untuk proses hukum lebih lanjut. Dihadapan penyidik dia mengakui perbuatannya. "Sudah ditetapkan sebagai tersangka san di tahan. Pasal yang dijeratkan sama yakni pasal 114 sub 112 UURI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika,"tegas Kasat Resnarkoba.(cho)