Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Jembatan Tofoyan penghubung dua dusun di Desa Kalipenggung Kecamatan Randuagung ambrol sebagian, Sabtu (8/12). Penyebabnya karena hujan deras yang membuat sungai meluap. Untuk sementara, hanya bisa digunakan pejalan kaki, kendaraan tidak berani melintas.

Petugas dan warga melihat kondisi jembatan
Petugas dan warga melihat kondisi jembatan
Muhammad, warga setempat mengatakan, kalau hujan deras memang sungai selalu meluap. "Kalau sudah hujan, air yang biasanya lewat ke selatan itu ditutup agar lewat sini semua, sehingga ketika banjir ini sampai penuh," jelasnya.

Kondisi saat hujan ini sudah terjadi lama. Sengaja air dialihkan ke sungai ini semua karena ada tanaman warga yang takut rusak diterjang banjit. "Dari dulu memang ditutup karena banyak tanaman warga, dari Kali banter," ucapnya.

Rusaknya jembatan ini diakuinya mengganggu aktifitas warga. Karena satu-satunya jembatan untuk menujur ke pasar setempat dan sekolah. "Kami kesulitan, karena ini satu-satunya jalan menuju ke pasar dan yang penting ketika murid kami sekitar ketika mau sekolah," jelasnya.

Ia juga khawatir saat ujian semester nanti, jembatan rusak parah dan tidak bisa dilalui sama sekali. Sehingga anak-anak mau ke sekolah tidak bisa. "Kami juga khawatir kalau ada banjir lagi jembatan ini ambrol sudah, sementara hanya dilalui pejalan kaki. Karena ketakutan, tidak kuat kalau pakai motor," ujarnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: