Aksi Pencurian Sapi Kembali Terjadi

Lumajang, Motim - Meskipun pihak berwajib sudah melakukan berbagai upaya, nampaknya tidak mengendorkan para pelaku pencurian sapi. Pasalnya aksi pencurian kembali terjadi. Namun untungnya, petugas bersama dengan warga berhasil menggagalkan aksi pencurian itu.
Sapi yang hilang berhasil ditemukan
Sapi yang hilang berhasil ditemukan
Aksi pencurian ini terjadi di Dusun Kebonan, Desa Condro, Kecamatan Pasirian, Sabtu (19/1) dini hari. Sapi milik Slamet diketahui raib dari kandangnya sekitar pukul 02.00 WIB. Kandang yang terbuat dari bambu itu telah terbuka lebar.

Mengetahui sapi betina jenis blesteran hilang, Ia meminta bantuan beberapa warga sekitar untuk melakukan pencarian. Hingga pukul 06.00 WIB sapi tidak ditemukan, dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pasirian.

Petugas pun bergerak cepat, datang ke lokasi. Lalu menyisir sekitaran kandang guna mencari petunjuk kemanakah ternak tersebut dibawa lari. Akhirnya pencarian besar-besaran dilakukan bersama warga sekitar.

Laporan dari pihak kepolisian, akhirnya sekitar pukul 10.30 WIB pencarian tersebut membuahkan hasil. Petugas berhasil menemukan sapi yang dimaksud di Dusun Timur Curah, Desa Bago, Kecamatan Pasirian. Atau sekitar 3 kilometer dari kandang.

Kapolres Lumajang, AKBP M. Arsal Sahban mengaku sangat lega saat mendapat laporan jika sapi yang hilang dapat ditemukan. Ia kembali menghimbau agar warga juga lebih meningkatkan kewaspadaan dan mengantisipasi pencurian menggunakan rantai sapi.

“Lagi-lagi saya harus menghimbau berulang kali kepada warga agar menggunakan rantai sapi. Kebanyakan warga sekarang hanya menggunakan tali pengikat biasa untuk menjaga hewan peliharaanya,” katanya.

Perlu diketahui, korban hampir menelan kerugian sekitar Rp 12 juta. Mengatasi pencurian sapi merupakan salah satu program utama Kapolres Lumajang saat ini. Hasil pendataan dari Desember 2018, telah terjadi pencurian sapi sebanyak 36 kali. (cho/fit)