Baznas Target Penyaluran Zakat bagi Duafa Rp 2 Miliar

Lumajang, Motim - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lumajang menargetkan ada peningkatan penyaluran zakat bagi kaum duafa di 2019. Ditargetkan, bisa mencapai Rp 2 miliar yang akan disalurkan bagi kaum duafa di Lumajang.
Ketua Baznas Lumajang H. Atok Hasan Sanusi
Ketua Baznas Lumajang, H. Atok Hasan Sanusi
“Memang semua program kita fokuskan, namun lebih banyak kita salurkan untuk duafa. Bisa Rp 1 miliar, atau kalau bisa Rp 2 miliar,” kata Ketua Baznas Lumajang, H. Atok Hasan Sanusi pada Memo Timur, Kamis (17/1).

Di tahun-tahun sebelumnya, zakat yang disalurkan bagi duafa jumlahnya tidak pernah mencapai Rp 2 miliar. Zakat bagi duafa masuk dalam Program Lumajang Peduli. Di 2018, Rp 1,7 miliar yang disalurkan melalui program ini. Sementara 2017, Rp 1,5 miliar yang disalurkan.

Untuk bisa meningkatkan jumlah zakat bagi duafa, tentunya pengumpulan zakat di Baznas harus dimaksimalkan. Salah satu caranya, kata H. Atok, adalah dengan memaksimalkan zakat dari semua Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Lumajang.

Jika ASN membayarkan zakat 2,5 persen dari penghasilannya pada Banzas, tentunya hal itu bisa terrealisasikan. Untuk itu, Banzas sudah memohon dukungan pada Bupati dan Wakil Bupati, Thoriqul Haq–Indah Amperawati mengenai hal ini.

Atok menyebut minimal harus ada surat edaran dari bupati yang menghimbau pada semua ASN untuk menunaikan zakat penghasilannya ke Baznas. “Tidak perlu ada Perbup, cukup surat edaran saja,” ujarnya saat ditemui di lobi Pemkab Lumajang.

Lanjutnya, jika semua ASN menunaikan zakat tersebut di Baznas, maka target zakat yang terkumpul bisa tercapai di tahun ini. Karena di 2019, Rp 5 miliar ditargetkan bisa terkumpul di Baznas.

“Jika semua ASN menunaikan zakat pendapatannya di Baznas, tentunya bisa Rp 5 miliar lebih yang terkumpul,” kata dia.

Selain untuk duafa, program lainnya juga akan tetap. Seperti Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS). Tiap tahun ada 10 mahasiswa tidak mampu yang mendapat beasiswa melalui Baznas. “Sampai saat ini sudah ada 30 anak yang mendapat beasiswa,” pungkasnya. (fit)