Bupati: Banggalah jadi Manusia Bagian dari Pancasila

Lumajang, Motim - Bupati Lumajang, Thoriqul Haq menyampaikan pada para pelajar, untuk bangga ikut dalam kegiatan Pramuka. Karena mereka sudah menjadi manusia bagian dari Pancasila.
Upacara Pembukaan Lomba Kreatifitas Pramuka Penggalang di MAN Lumajang
Upacara Pembukaan Lomba Kreatifitas Pramuka Penggalang di MAN Lumajang
Karena di dalam Pramuka sudah banyak diajarkan berbagai macam hal positif. Untuk bisa mereka terapkan di kehidupan sehari-hari. Kemudian apa yang mereka perbuat harus sesuai dengan yang diucapkan.

“Suci di perkataan dan perbuatan,” katanya saat membuka Lomba Kreatifitas Pramuka Penggalang III di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Lumajang, Minggu (6/1) pagi.

Ia juga memotivasi kepada anak-anak saat ini untuk bisa memiliki impian tinggi dan semangat yang besar. Karena mereka adalah generasi muda sekaligus generasi penerus bangsa. “Kalian adalah penerus pemimpin yang akan datang,” tegasnya.

Thoriq menambahkan, dalam lomba ini bisa dimanfaatkan betul oleh para peserta. Bisa dijadikan pengalaman, dan bukan hanya semata-mata untuk bersaing dan menjadi pemenang saja. “Lomba ini bukan sekadar lomba. Bukan hanya mencari yang kalah dan menang. Bukan untuk mencari siapa yang pandai di bidang Pramuka dan yang kreatifitas atau tidak,” jelasnya.

Namun yang lebih penting dari itu adalah mereka bisa belajar menjadi manusia Pancasila yang memiliki jiwa Pramuka. Bermanfaat bagi sesama. “Untuk bangsa dan negara.Untuk masyarakat,” tegasnya.
Muizul, salah satu panitia, menyampaikan, tujuan lomba adalah, diantaranya adalah untuk menumbuhkan semangat kompetitif para Pramuka Penegak di dalam ilmu pengetahuan dan seni. “Juga untuk membentuk jiwa sportivitas generasi muda sebagai bentuk dari pendidikan berkarakter,” katanya.

Dalam lomba ini diikuti 16 sekolah tingkat SMP/MTS yang ada di Lumajang. Ada 9 jenis lomba yang digelar. Diantaranya jurnalistik, scout smart competition, sandi morse dan simaphore, battle stepdance, pionering kreasi, desain poster, pertolongan pertama, dan teknologi tepat guna. (fit)