Cuaca Buruk! Pohon Tumbang, Puluhan Rumah Rusak

Lumajang, Motim - Cuaca buruk kembali melanda kawasan Lumajang, Kamis (24/1). Hujan deras disertai angin kencang terjadi di sejumlah kecamatan. Akibatnya, banyak pohon tumbang dan puluhan rumah warga mengalami kerusakan.
Pohon tumbang dan rumah ambruk
Pohon tumbang dan rumah ambruk
Laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, kecamatan yang terdampak diantaranya di Pronojiwo, Candipuro, Senduro, Yosowilangun, Kunir dan Rowokangkung.

Di Kecamatan Yosowilangun angin kencang menumbangkan pohon di 10 titik. Ada pohon jenis menecu, saman, sengon, jati, hingga bambu. Pohon tersebut juga menimpa 2 rumah warga, 1 kandang, dan 1 warung.

Sementara pohon tumbang di dua titik melintang di jalan. Sehingga membuat lalu lintas macet. Tepatnya di Jl Raya Soekertiyo atau depan Kantor Pasar Yosowilangun. Serta di Jl. Raya Desa Kalipepe.

Di Kecamatan Kunir, pohon tumbang di Jl. Raya Lumajang–Kunir. Tepatnya di Desa Kabuaran, Kecamatan Kunir yang sempat menyebabkan kemacetan. Pohon sengon juga tumbang di Desa Jatimulyo. Pohon tersebut menimpa rumah milik Nurhim. Tepatnya di Dusun Sumberwongsong. Warga bersama pemilik sengon membantu menangani hal tersebut.

Di Kecamatan Candipuro, pohon tumbang terjadi di dua titik. Di Desa Sumberjo dan Desa Tambak Rejo. Berdampak pada rusaknya kabel listrik, lampu penerangan, dan menutup jalan Tambakrejo-Penanggal.

Sedangkan di Kecamatan Pronojiwo, lebih banyak lagi rumah yang mengalami kerusakan. BPBD mencatat ada 13 rumah yang rusak, dan 1 masjid. “Rata-rata rusak di bagian atap, ada yang ambruk,” kata Sekretaris BPBD Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo pada Memo Timur, Jumat (25/1) pagi.

Di Kecamatan Senduro, tepatnya di Desa Argosari ada 5 rumah yang terdampak angin kencang. Rata-rata mengalami kerusakan ringan di bagian atap. Dua lampu penerangan roboh di loket wisata Puncak B 29.

Dari sekian kejadian, petugas gabungan dari BPBD, kepolisian, TNI dan lainnnya bersama warga melakukan evakuasi. Sementara di sejumlah titik, warga secara swadaya melakukan evakuasi sendiri.

BPBD sendiri selalu melakukan himbauan dan informasi kepada masyarakat tentang kondisi cuaca akhir-akhir ini. Agar masyarakat selalu berhati-hati. “Melalui media sosial diantaranya, diinformasikan jika cuaca buruk masih mengancam Lumajang,” kata Wawan. (fit)