Danglung Lumajang Sukses Ditampilkan di Internasional Rain Festival

Lumajang, Motim - Kesenian Danglung terus dikenalkan ke khalayak luas. Kali ini Sanggar CIO Indonesian Arts Culture menampilkan kesenian asal Lumajang itu dalam sebuah festival berskala Internasional. Yakni pada Internasional Rain Festival yang digelar di Mugidance Arts Centre Kartasura Sukoharjo, Jawa Tengah pada tanggal 12-13 Januari 2019.
Danglung Lumajang ditampilkan di Internasional Rain Festival
Danglung Lumajang ditampilkan di Internasional Rain Festival
Zainul dan kawan-kawannya sengaja ambil bagian dalam festival ini, karena banyak seniman dari Indonesia dan mancanegara yang berpartisipasi. Sehingga menjadi kesempatan besar, untuk mempromosikan dan membuktikan jika Danglung juga layak tampil di festival Internasional.

Ia menjelaskan, tidak semua seniman atau karya seni bisa ditampikan dalam festival tersebut. Karena harus melalui sejumlah tahapan seleksi oleh panitia. “Berdasarkan hasil kurasi atau seleksi karya yang dilakukan oleh panitia penyelenggara sejak 6 bulan sebelumnya,” katanya.

CIO sendiri dalam kesempatan itu menampilkan pertunjukan musik dan tari dengan judul Triloka. Yang menceritakan perjalanan 3 budaya yang mengakar dan berkembang di Lumajang. Yakni Jawa, Madura, dan Bali.

“Yang tidak terpisahkan dari nilai-nilai kearifan lokal di Lumajang, dengan menggunakan pakaian yang identik dengan Tengger serta perpaduan ia mengawali penampilannya,” kata Zainul.

Sebelumnya, di 2014 Ia juga pernah mengenalkan musik Danglung ke pentas skala Internasional di Jogjakarta. Kemudian di 2017 Ia membawakan musik Danglung pada Internasional Borobudur Festival. (*/fit)