Destinasi Wisata di Desa Burno Lebih Dikenalkan

Lumajang, Motim - Destinasi wisata di Desa Burno, Kecamatan Senduro lebih dikenalkan oleh Pemerintah Kabupaten Lumajang. Salah satunya melalui lomba fotografi yang digelar Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Lumajang bekerjasama dengan Perhutani, LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan), Pecinta Alam Raja Giri, Minggu (30/12).
Destinasi wisata di Desa Burno
Destinasi wisata di Desa Burno
Acara yang mengusung tema Photo Competition Wana Wisata “Siti Sundari” ini, juga dihadiri oleh Bupati Lumajang, Thoriqul Haq dan Ir. Indah Amperawati. Dengan konsep Back to Nature dan berhadiah jutaan rupiah. Lomba fotografi itu digelar secara gratis.

“Saya sangat berharap, para peserta lomba fotografi ini dan masyarakat luas saling berkontribusi dalam mempromosikan wisata di Kabupaten Lumajang,” papar Thoriqul Haq saat membuka acara tersebut.

Tujuan dari kegiatan juga untuk membuka mata khalayak bahwa di Kabupaten Lumajang, khususnya Desa Burno juga memiliki wisata yang berpotensi. “Bahwa di Desa Burno juga memiliki wisata yang berpotensi. Hanya saja kurang dalam pengelolaan,” Ujar Deddy selaku penggagas acara Photo Competition.

Deddy menambahkan, di Burno ada banyak potensi yang menarik. Seperti air terjun Watu Silo, campaign grown, wisata edukasi, Eco wisata, dan pengolahan limbah. “Gambarannya nanti Wana Wisata “Siti Sundari” ini akan dikelolah sedemikian rupa agar terintegrasi menjadi tempat wisata yang unik dan tidak dimiliki oleh tempat lain,” pungkasnya. (*/fit)