Diduga Berebut Hati Janda, 2 Sopir Truck Pasir Carok

Lumajang, Motim - Dua sopir truck pasir yang diduga sama-sama dalam pengaruh minuman beralkohol, terlibat cekcok mulut berakhir duel alias carok. Informasi yang berkembang, kedua sopir itu carok gara-gara berebut hati seorang janda.
Kondisi sopir truck saat dirawat di RSUD dr. Haryoto
Kondisi sopir truck saat dirawat di RSUD dr. Haryoto
Kedua sopir nekat itu bernama Solikin alias Topeng (40), warga Dusun Kedungpakis, Desa/Kecamatan Pasirian dan Mahfud (30), warga Dusun Krajan, Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian.

Akibat peristiwa yang terjadi pada Jum'at (4/1), malam sekira pukul 21.15 WIB, Solikin alias Topeng mengalami luka bacok pada kepala dan tangan kiri. Sedang Mahfud luka bacok pada bagian leher dan lengan kiri. Kini keduanya menjalani rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Haryoto Lumajang.

Carok itu terjadi di pemukiman Sampit Dusun Kalipancing, Desa Lempeni, Kecamatan Tempeh, tepatnya di depan rumah Suhartatik yang berstatus janda. “Apakah janda itu yang menjadi rebutan keduanya, kami tidak tahu persis. Yang rame rebutan janda itu Mas,” kata Riadi kepada Memo Timur.

Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Hasran, SH, MH mengatakan, carok itu terjadi bermula antara Solikin alias Topeng itu bertemu dengan Mahfud di depan rumah janda Suhartatik, Solikin menuduh Mahfud selingkuh dengan Suhartatik yang diklaim sebagai istri sirrinya itu.

Keduanya terlibat cek cok mulut dan mengaku sama-sama benar hingga akhirnya saling bacok menggunakan celurit. Beruntung, warga yang melihatnya segera melaporkan ke Polsek Pasirian. Dengan tembakan peringatan, carok berhasil dilerai sejumlah warga juga diamankan.

Karena kondisi keduanya sama terluka dan mandi darah, oleh petugas terus dibawa ke RSUD dr. Haryoto. Kasus ini sudah ditangani Sat Reskrim Polres Lumajang.

“Perkelahian satu lawan satu sebagaimana dimaksud dalm pasal 184 KUHP keduanya diancam pidana hukuman penjara maksimal 7 tahun,” tegas Hasran.(cho)