Dukung Smart City, Dishub Sudah Pasang CCTV di 10 Titik

Lumajang, Motim - Dinas Perhubungan (Dishub) Lumajang sejauh ini sudah memasang ClosedCircuitTelevision (CCTV) di 10 titik. Di tahun ini, bakal ada penambahan kamera pemantau lagi di sejumlah titik. Hal ini guna mendukung Smart City yang telah digagas oleh Pemkab Lumajang.
Ruangan pemantau lalu lintas di Dishub Lumajang
Ruangan pemantau lalu lintas di Dishub Lumajang
Kepala Dishub Lumajang, Sugeng Priyono menyampaikan, pihaknya sudah melakukan pemasangan kamera pemantau lalu lintas sejak 2017. Pada tahun itu sudah terpasang di 7 titik. Kemudian ditambah di 3 titik lagi pada 2018.

“Di 2019 ini, kita akan memasang 10 kamera lagi di titik-titik yang dinilai perlu. Misalnya di persimpangan, daerah rawan kemacetan, dan rawan kecelakaan lalu lintas,” katanya pada sejumlah wartawan, Senin (14/1).

Saat ini, kamera yang sudah terpasang diantaranya di persimpangan Adipura, Klojen, SMPN 1 Sukodono, Pancasila Sukodono, dan ST. “Nantinya (2019) semua yang kita inventarisir ada 37 kamera,” ungkapnya.

Semua arus lalu lintas yang terekam kamera itu, dipantau oleh petugas di ruangan khusus di Kantor Dishub Lumajang. Kamera pemantau lalu lintas ini juga sudah terkoneksi dengan aplikasi berbasis andorid. Ada yang khusus untuk Forkopimda dan ada yang untuk masyarakat umum.

“HIK-Connect untuk Forkopimda sementara Transinfo Lumajang untuk masyarakat umum.” Ungkapnya.

Sugeng menambahkan, manfaat lainnya dalam kamera ini adalah untuk reaksi cepat saat terjadi sesuatu di jalanan. “Misal ada kemacetan, kami segera kerahkan personil. Atau saat ada laka lantas, kami juga bisa bantu evakuasi karena kami punya mobil derek,” terangnya.

Bahkan, kamera tersebut juga untuk memantau kendaraan pengangkut pasir. Jika ada truk pasir yang kelebihan muatan maupun tidak menggunakan penutup, segera ditindak oleh petugas. “Karena terlihat dengan jelas, pelanggaran yang dilakukan,” ungkapnya.

Dalam pantauan lalu lintas tersebut juga tidak sedikit masyarakat yang kerap terlihat melakukan pelanggaran. Misalnya menerobos lalu lintas maupun tidak mengenakan helm. Namun soal menindak pelanggaran seperti itu menjadi wewenang Sat Lantas Polres Lumajang. (fit)