Jelang Pemilu, Antisipasi Hoax dan Pengamanan Logistik Ditingkatkan

Lumajang, Motim - Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 sudah semakin dekat. Pengamanan terhadap logistik Pemilu di Lumajang pun ditingkatkan. Tak hanya logistik, antisipasi serangan hoaks di dunia maya juga ikut ditingkatkan.
Kapolres didampingi Ketua KPU, mengecek logistik Pemilu
Kapolres didampingi Ketua KPU, mengecek logistik Pemilu
“Jadi kita selalu berkoordinasi dengan KPU terkait pengamanan. Personil juga kami siagakan,” kata Kapolres Lumajang, AKBP M. Arsal Sahban pada wartawan usai mengecek logistik Pemilu di Gudang Amanda, Senin (21/1).

Pihaknya juga belajar dari kasus hoaks sebelumnya yang menyerang KPU. Terkait surat suara tercoblos. Kapolres tidak ingin hoaks juga terjadi di Lumajang. Karena tentunya dapat mengganggu kondusifitas dalam pelaksanaan pesta demokrasi.

“Dimana-mana hoaks, untuk itu kami bersama KPU, setiap ada hoaks kita antisipasi. Di level Polres melakukan penelusuran dan meluruskannya,” jelasnya.

Ia juga tidak ingin, pada pesta demokrasi justru terjadi konflik horisontal. Apalgi dikarenakan berbeda pilihan. “Jangan sampai karena Pemilu ini jadi bertengkar, harusnya kita nikmati. Khususnya di Lumajang saya ingin kondusif. Beda pilihan boleh, konflik jangan,” pungkasnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua KPU Lumajang, Siti Mudawiyah menyampaikan jika logistik Pemilu sebagian besar sudah datang. Seperti kotak suara, bilik, dan perlengkapan lainnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Tinta, alat coblos masih belum datang. Surat suara belum, masih menunggu dari pusat” katanya.

Mudawiyah menyebut, tempat penyimpanan logistik di Gudang Amanda diakuinya sudah layak dan aman. “Tempatnya representatif, aman dari kebocoran. Logistik juga kita lapisi plastik dan di bawahnya ada palet kayu yang sudah teruji. Mudah-mudahan aman sampai hari-H,” tukasnya.

Pada bulan depan, pengesatan logistik sebelum didistribusikan ke masing-masing TPS. Termasuk untuk merakit kotak suara yang berbahan dari karton. “Nantinya kami merekrut tenaga borongan. Tentunya mereka non partisan,” pungkasnya. (fit)