Jualan Kosmetik Ilegal, Warga Tandes Masuk Penjara

Lumajang, Motim - Nanik Ismeiwati (52), warga jalan Manukansari 3A-28, Kelurahan Manukan Kulon, Kecamatan Tandes, Kota Surabaya, dibekuk unit Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Lumajang, karena menjual berbagai macam produk kosmetik ilegal.
Nanik Ismeiwati saat dibekuk unit Opsnal Sat Resnarkoba
Nanik Ismeiwati saat dibekuk unit Opsnal Sat Resnarkoba
Dari tangan Nanik Ismeiwati diamankan berbagai produk kecantikan diantaranya 4 buah cepuk herbal masker payudara, 9 buah cepuk herbal masker payudara kosong, 20 buah cepuk herbal peluntur lemak berukuran kecil, 6 buah cepuk herbal peluntur ukuran sedang, 1 buah cepuk viva massage cream, 2 buah botol holly milk dan 2 buah botol holly goats milk.

Turut diamankan petugas 4 buah sashet masker viva bengkoang, 1 buah tas ransel, 1 buah hand phone merk Xiomi Note 3 dan 1 buah nota pembayaran.

"Bu Nanik Ismeiwati dibekuk di taman playground Alun-Alun pada Rabu (23/1) sekira pukul 10.00 WIB saat berjualan," kata Paur Subbag Humas Polres Lumajang, Ipda Catur Budi Bhaskara.

Untuk kepentingan proses pemeriksaan dan pengembangan, Nanik Ismeiwati berikut berbagai macam kosmetik ilegal yang dijualnya, terus diboyong petugas menuju Sat Resnarkoba Polres Lumajang.

"Barang bukti dikirim ke Laboratorium Forensik atau ke Badan Pengawasan Obat dan Makanan RI Cabang Surabaya," ucapnya.

Masih kata Catur, perbuatan Nanik Ismeiwati menurut penyidik Sat Resnarkoba melanggar peraturan pemerintah sebagaimana dimaksud dalam pasal 98 sub 197 jo 196 UURI No 36 tahun 2009 tentang kesehatan.

"Sudah ditetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan di rumah tahanan Polres Lumajang," jelas Catur.(cho)