Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Konflik yang terjadi antara PT. Ranulading dengan Warga Desa Sumberwringin, Kecamatan Klakah dan Desa Salak, Kecamatan Randuagung kembali berusaha diselesaikan di Kantor Bupati. Bupati Thoriqul Haq kembali memediasi kedua pihak untuk menyelesaikan persoalan.

Bupati memediasi konflik antara PT. Ranulading dengan warga
Bupati memediasi konflik antara PT. Ranulading dengan warga
Bupati mengungkapkan, bahwa timbulnya konflik sosial tersebut dikarenakan ada ketidksesuaian perizinan dari PT. Ranu Lading. Karena seharusnya di lahan tersebut tidak boleh ditanami selain cengkeh dan kopi.

Namun kenyataannya saat ini tanaman tebu, sengon dan pisang masih tertanam di lahan tersebut. Bupati menjelaskan, prinsip utamanya, ada kegiatan PT. Ranulading di luar ketentuan. “Indikasinya PT. Ranulading melakukan penyimpangan, yang harus dilakukan pembenahan,” kata bupati.

Untuk menuntaskan konflik sosial tersebut, Bupati bersama PT. Ranulading membuat surat kesepakatan. Isinya PT. Ranulading berkomitmen untuk mengembalikan tanaman perkebunan sesuai dengan ijin HGU. Yaitu, cengkeh dan Kopi dan tidak menanam selain itu.

PT. Ranulading akan membersihkan tanaman lain dengan batas waktu 24 Februari 2019. Bila tidak melaksanakan komitmen ini, Pemkab Lumajang akan membuat surat rekomendasi pencabutan HGU PT. Ranulading.

Sementara itu, seorang warga Sumberwringin mengatakan, bahwa pihaknya melakukan tuntutan kepada PT. Ranulading sejak tahun 2014 yang lalu. Namun baru kali ini Bupati turun tangan untuk menyelesaikan permasalahan ini.

"Tuntutan kami, tegakkan hukum dan peraturan HGU No. 40 tahun 1996, karena di dalam peraturan tersebut ada ketentuan, apabila ada pelanggaran harus diselesaikan yang mana keputusan BPN RI bidang tanah HGU harus digunakan dan dimanfaatkan sesuai dengan tujuannya, serta tidak boleh dipergunakan selainnya," ujarnya. (*/fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: