Lagi! Lupa Tak Matikan Tungku, Rumah Terbakar

Lumajang, Motim - Selain adanya konseleting listrik, nampaknya tungku yang lupa dimatikan menjadi penyebab sejumlah kebakaran rumah di Lumajang. Seperti yang kembali terjadi, api melahap sebuah rumah di Dusun Ateran Desa Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh, Sabtu (12/1) pagi.
Rumah terbakar di Desa Tempeh Tengah
Rumah terbakar di Desa Tempeh Tengah
Laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, saat terbakar, rumah milik Ngadrib dan Jumiah itu dalam keadaan kosong. Keduanya meninggalkan rumah pagi hari untuk bekerja.

Api dan kepulan asap pertama kali muncul dari dapur rumah, sekitar pukul 08.00 WIB. “Warga sekitar melihat asap dari dapur dan melihat api sudah membesar yang dikarenakan api dalam tungku masih menyala dan mengenai kayu cadangan di samping tungku,” kata Sekretaris BPBD Lumajang, Wawanhadi Siswoyo.

Sambil menunggu petugas dan mobil pemadam kebakaran (damkar) datang, warga setempat melakukan upaya pemadaman dengan alat seadanya. Agar api tidak semakin membesar dan menjalar ke bangunan lainnya.

Sekitar 20 menit kemudian, petugas dan 2 unit mobil damkar Pemkab Lumajang dan 1 unit mobil dambakr PT. Mustikatama tiba di lokasi. Upaya pemadaman bersama dengan TRC BPBD itu dilakukan secara cepat. Butuh waktu 1 jam, api sudah padam total.

“Sekitar pukul 09.15 WIB telah dapat dipadamkan,” ujar Wawan. Akibat kejadian ini, perabotan rumah tangga ikut ludes terbakar. Untuk semantara penghuni rumah harus mengungsi ke rumah saudara.

Di awal 2019 setidaknya sudah ada 3 peristiwa kebakaran rumah yang dilaporkan oleh BPBD Lumajang. Dua diantaranya disebabkan dari tungku atau kompor menyala yang ditinggal keluar oleh pemilik rumah.

Sedangkan di sepanjang 2018, kebakaran menjadi bencana paling dominan di Lumajang. Tak sedikit diantaranya disebabkan dari tungku dapur. Wawan sudah berkali-kali mengingatkan agar warga mengecek kompor atau tungku, sebelum keluar rumah.

“Pastikan kompor dan tungku dalam kondisi mati saat keluar rumah,” ungkapnya. (fit)