Puting Beliung Terjang Kawasan TNBTS

Lumajang, Motim - Angin puting beliung menerjang Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Rabu (23/1). Sejumlah fasilitas dan rumah warga mengalami kerusakan. Banyak pohon tumbang. Bahkan jalur Desa Ranupani–Senduro sempat lumpuh, karena pohon tumbang menutup jalan.
Dampak angin puting beliung
Dampak angin puting beliung
Dari laporan warga, di Desa Argosari, Kecamatan Senduro, angin merobohkan tiang listrik. Kemudian menimpa pos kamling. Sejumlah rumah warga juga mengalami kerusakan di bagian atapnya. Namun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, cuaca buruk melanda kawasan tersebut beberapa hari ini. Hujan dengan intensitas tinggi kerap mengguyur. Angin juga bertiup kencang.

Kemudian dampak hujan deras dan angin kencang sejak Selasa (22/1) malam, juga menumbangkan pohon di 10 titik pada pagi harinya. Sekitar pukul 06.00 WIB. “Mulai dari pohon berdiameter kecil hingga 130 sentimeter,” kata Sekretaris BPBD Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo.

Pohon yang tumbang di tengah jalur Senduro-Ranupani membuat kendaraan roda dua dan empat tidak bisa lewat. Ada sejumlah pengendara akhirnya terjebak tidak bisa melintas. Terpaksa menunggu proses evakuasi selesai.

Petugas gabungan dari TNI, Polri, TNBTS, TRC BPBD dan masyarakat baru melakukan evakuasi pohon itu pada pukul 07.45 WIB. “Ada pohon jenis selak manting, putih dada, nyampo, meniran, tutup, pasang, akasia,” ujarnya.

Proses pemotongan dan pembersihan pohon tersebut baru selesai sekitar pukul 14.00 WIB. “Jalur Senduro-Ranupane pun kembali aman dan arus lalu lintas lancar,” pungkasnya. (fit)