Rawan Pencurian Sapi, Warga Disarankan Asuransikan Ternaknya

Lumajang, Motim - Di wilayah Lumajang masih rawan terjadi aksi pencurian sapi. Khususnya di wilayah utara. Salah satu solusinya, disarankan agar warga mengasuransikan ternak miliknya. Karena masih sedikit warga Lumajang, yang mau mengasuransikan ternaknya.
Ternak sapi di Lumajang
Ternak sapi di Lumajang
Kepala Dinas Pertanian Lumajang, Imam Suryadi menyampaikan, warga bisa mengasuransikan ternaknya melalui Jasindo. Sebagai antisipasi, ketika ada sesuatu hal yang tidak inginkan pada ternaknya. Salah satunya adalah pencurian tersebut.

Ketika mengikuti asuransi ternak, pemiliknya harus membayar premi sebesar Rp 200 ribu per tahun. Ketika ternaknya meninggal atau hilang, pemilik dapat melakukan klaim sebesar Rp 10 juta.

“Namun nantinya ketika ada kehilangan, ada tim asuransi yang turun memastikan jika hewan itu benar-benar dicuri. Jadi jangan pura-pura kehilangan atau nyuruh tetangganya untuk mencuri,” katanya pada Memo Timur, Rabu (9/1).

Saat ini di Lumajang diketahui populasi ternak sapi dan kerbau begitu besar. Dinas Pertanian mencatat, untuk sapi potong 208.242 ekor, sapi perah 6.390 ekor, dan kerbau 5.312 ekor. Tetapi dari jumlah itu, sangat sedikit yang tercover asuransi.

Imam Suryadi menyebut, data di 2018 hanya ada 1.486 ekor sapi dan kerbau yang diasuransikan oleh pemiliknya. Untuk Lumajang wilayah utara, di Kecamatan Kedungjajang ada 33 ekor, Randuagung 22 ekor, Klakah 849 ekor, dan Ranuyoso 10 ekor.

“Yang ikut hanya sebanyak itu, sementara populasinya jumlahnya begitu besar,” tegasnya. Meskipun dari Jasindo sendiri pada tahun lalu hanya menargetkan ada 600 ekor saja yang bisa tercover asuransi.

Pada tahun ini, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi pada masyarakat. Agar lebih banyak pemilik ternak yang sadar betapa pentingnya mengasuransikan ternaknya. “Saat penyuluhan juga kita sampaikan di sana,” tegasnya.

Selain asuransi, Imam juga berharap ada banyak masyarakat yang mengurus kartu ternak di masing-masing kantor desa. Karena dalam jual-beli ternak, kartu ternak itu sangat penting sebagai identitas. “Kalau ada kartu ternak itu bisa membantu,” pungkasnya. (fit)