Razia Eks Lokalisasi, Banyak Rumah Tertutup dan Kamar Dibongkar

Lumajang, Motim - Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Lumajang kembali melakukan razia di eks lokalisasi. Untuk memastikan tidak ada lagi aktifitas prostitusi di sana. Kali ini tujuannya di Desa Pulo, Kecamatan Tempeh. Di sana ditemukan banyak rumah tertutup dan kamar yang dibongkar.
Petugas melakukan razia
Petugas melakukan razia
Kepala Satpol PP Lumajang, Basuni menyampaikan, Senin (28/1) siang sejumlah petugas dikerahkan untuk melakukan razia di sana. Ada sejumlah rumah didatangi yang sebelumnya digunakan sebagai tempat prostitusi.

“Namun banyak yang terkunci dan tidak ada aktifitas,” katanya.

Selain itu, saat masuk di salah satu rumah, di dalamnya kamar-kamar yang tidak permanen sudah dibongkar. Kamar yang dibatasi dengan kayu triplek itu dibongkar oleh pemiliknya. Sekaligus sebagai penanda sudah tidak digunakan sebagai tempat maksiat.

“Oleh kepala desanya juga disarankan seperti itu,” ujarnya.

Tetapi petugas menemukan satu orang yang diduga sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) di sana. Saat ditanya identitasnya, yang bersangkutan tidak bisa menunjukkan. Akhirnya Ia dibawa ke Kantor Satpol PP.

“Saat ditanya dan diperiksa, Ia mengaku jika jadi PSK,” katanya.

Lanjutnya, pihaknya terus melakukan razia di semua eks lokalisasi secara rutin sesuai instruksi dari bupati. Karena sudah diputuskan jika Lumajang harus bebas dari tempat prostitusi. Razia rutin dilakukan, agar tidak ada PSK atau mucikari yang beraktifitas lagi. (fit)