Satpol PP Cek SKAB Pasir di Perbatasan Lumajang-Malang

Lumajang, Motim - Sejak awal tahun, petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) disiagakan di pos perbatasan Lumajang-Malang. Guna membantu melakukan mengecek Surat Keterangan Asal Barang (SKAB) tiap truk pengakut pasir yang mau keluar Lumajang.
Kepala Satpol PP Lumajang, Drs. Basuni
Kepala Satpol PP Lumajang, Drs. Basuni
Kepala Satpol PP Lumajang, Drs. Basuni mengatakan, jika pihaknya selalu bertindak tegas saat melakukan pengecekan. “Jika sopir truk pasir tidak bisa menunjukkan SKAB, maka kami suruh kembalikan pasir itu ke asalnya,” katanya pada Memo Timur, Senin (21/1).

Pihaknya juga bekerjasama dengan petugas dari kepolisian untuk menindak para sopir yang nekat melanggar itu. “Jika ada sopir yang tidak punya SKAB maksa untuk terus jalan, petugas kepolisian yang akan menindak, karena itu sudah pelanggaran,” ujarnya.

Basuni menjelaskan, upaya yang dilakukan oleh Satpol PP ini akan terus dilakukan. Belum ada batasannya sampai kapan. Karena upaya ini juga untuk menekan angka kebocoran pajak pasir di Lumajang.

Ia menambahkan, ada permintaan dari warga, jika truk pasir dari tambang di Desa Supit Urang harus melintas ke jalan raya Pronojiwo. Tidak boleh ke Desa Sumburwuluh Kecamatan Candipuro. “Karena masyarakat tidak menghendaki,” pungasknya. (fit)