Sebelum 24 Maret, Dilarang Pasang Iklan Kampanye di Media Massa

Lumajang, Motim - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Lumajang mengingatkan pada peserta Pemilihan Umum (Pemilu) untuk mematuhi aturan kampanye. Salah satunya soal pemasangan iklan kampanye di media massa.
Penyerahan APK beberapa waktu lalu di KPU
Penyerahan APK beberapa waktu lalu di KPU
Sesuai aturan, pemasangan iklan kampanye di media massa baru boleh dilakukan pada 24 maret sampai 13 April 2019. Atau selama 21 hari, sebelum masa tenang. “Kalau ada yang di luar itu kita hentikan,” kata Kata Divisi Hukum Bawaslu Lumajang, Amin Shobari, Jumat (4/1).

Lanjutnya, jika ditemukan di Lumajang, pihaknya juga akan melakukan teguran dulu pada pihak pemasang iklan tersebut. “Bahkan kalau soal administrasi tidak digubris, bisa dipidana juga,” kata dia.

Kemudian, jika ada media massa yang akan memuat berita soal kandidat Pemilu, harus dilakukan secara berimbang. Misal jika soal 1 partai, maka partai lainnya juga harus dimuat. “Kan ada 16 partai itu,” jelasnya.

Untuk pihak media massa yang tidak menaati aturan itu, juga akan ditindaklanjuti oleh Dewan Pers. “Sanksinya ada juga dari Dewan Pers kalau tidak berimbang,” ujar Amin Shobari pada Memo Timur.

Sementara aturan konten advetorial yang dipasang di media massa, juga sudah diatur secara lengkap. Semua peserta Pemilu di Lumajang juga sudah diberikan pemahaman melalui sosialisasi.

“Pihak media massa di Lumajang juga sudah kita berikan informasinya,” pungkasnya. (fit)