Tim Cobra Tembak Alap-Alap Motor Asal Jember

Lumajang, Motim - Sepak terjang dua alap-alap sepeda motor yang diketahui berasal dari Kabupaten Jember berakhir, setelah salah satu kaki mereka diterjang timah panas Tim Cobra Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Lumajang.
kedua alap-alap motor
Kedua alap-alap motor
Minil Bin Jamat (27), warga Dusun Dunglengko, Desa Sumberan, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, ditangkap Tim Cobra di rumahnya pada Kamis (31/1), sekira pukul 01.00 WIB. Sedang Sultanto bin Kasidi (35), warga Dusun Karanganyar, Desa Karangrejo, Kecamatan/kabupaten yang sama ditangkap di lokasi berbeda satu jam kemudian.

Dalam penangkapan itu Tim Cobra juga mengamankan 1 unit sepeda motor Honda Beat warna putih Nopol N 2047 UD diduga hasil kejahatannya dan 1 unit sepeda motor Yamaha Vega warna hitam tanpa plat Nopol sebagai sarana untuk melakukan aksi kejahatannya.

“Tindakan tegas terukur terpaksa dilakukan oleh Tim Cobra, karena melawan saat hendak ditangkap Mas,” tutur Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Hasran, SH, M.Hum saat dikonfirmasi Memo Timur.

Tertangkapnya alap-alap motor ini bermula dari laporan Iswani (55), warga Dusun Rekesan, Desa Darungan, Kecamatan Yosowilangun, yang menuturkan apabila sepeda motor Honda Beat miliknya, yang diparkir di depan toko di Desa Sukorejo, Kecamatan Kunir, pada Jum’at (11/1), sekira pukul 08.00 WIB, raib dicuri maling.

Korban mengaku lupa mencabut kunci motornya saat masuk ke dalam toko. Atas laporan itu, Tim Cobra terus melakukan penyelidikan. Genap 20 hari, Tim Cobra memperoleh petunjuk yang mengarah kepada Minil dan Sultanto sebagai pencurinya.

Tim Cobra terus mencari keduanya dan berhasil menangkapnya. Meski harus dengan tindakan tegas terukur. Usai mendapat perawatan medis Rumah Sakit Bhayangkara, keduanya terus diboyong menuju Polres Lumajang untuk dimintai keterangan.

Di hadapan penyidik, keduanya mengakui perbuatannya. Keduanya dijerat pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang pencurian diancam hukuman penjara paling lama 7 tahun. “Sudah kami tahan di rutan Polres Lumajang,” tegas Hasran.(cho)