Tutup Tempat Maksiat, Perbanyak Tempat Hiburan Sehat

Lumajang, Motim - Bupati Thoriqul Haq sejak dilantik sudah berkomitmen untuk menutup semua tempat maksiat di Lumajang. Selanjutnya Ia ingin tempat hiburan sehat bisa lebih diperbanyak. Serta objek wisata yang ada bisa lebih dikembangkan.
Bupati Lumajang Thoriqul Haq
Bupati Lumajang Thoriqul Haq
“Pemkab Lumajang berkebijakan untuk mendominasi tempat hiburan yang sehat dan mengembangkan obyek wisata sebagai hiburan masyarakat yang ada di Lumajang," ujar bupati saat membuka Musyawarah Daerah Majelis Ulama Indonesia di Pendopo Arya Wiraraja, Rabu (16/1).

Untuk memberantas tempat maksiat, Ia sudah berkoordinasi dengan banyak pihak. Diantaranya adalah dengan MUI. Pemkab sudah terbantu dengan MUI terkait dengan persoalan-persoalan yang ada di tengah-tengah masyarakat. Khususnya saat menutup tempat tempat maksiat.

"Ada banyak support oleh MUI kepada pemerintah dalam memberikan langkah kebijakan dan pendampingan terkait dengan persoalan yang ada di masyarakat," jelasnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua Umum DP MUI Jatim, KH. Abdusshomad Buchori., mendukung kebijakan bupati dalam penutupan tempat maksiat. "Kebijakan itu harus di-back up, karena negara kita negara Pancasila," jelasnya.

Ia mengungkapkan, bahwa ada 47 tempat-tempat perzinaan yang di Jawa Timur dan ada ribuan orang yang di dalamnya menjadi pelaku. "Untuk itu, Saya ingin, sebagai mitra kerja pemerintah maupun MUI dapat bekerjasama untuk menuntaskan problem-problem yang ada di tengah-tengah masyarakat dan kita sepakat Lumajang harus lebih maju," pungkasnya. (fit)