Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lumajang menyalurkan bantuan untuk keluarga tidak mampu di Desa/Kecamatan Pasirian. Ada dua penerima bantuan, yang sebelumnya sudah mengajukan permohonan.

Keluarga tidak mampu penerima bantuan
Keluarga tidak mampu penerima bantuan
Ketua Baznas Lumajang, H. Atok Sanusi mengatakan, bantuan diberikan setelah dilakukan survey langsung ke sana. Survey dilakukan bersama Bagian Administrasi Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Pemkab Lumajang.

Bantuan pertama diberikan kepada Atik Wulandari. Seorang janda dengan 2 orang anak. Suaminya meninggal dunia. Selama ini Ia tinggal di rumah yang berdiri di atas tanah kas desa (TKD) Pasirian. Tepatnya di RT 6 RW 1.

“Bantuan yang diberikan berupa biaya pendidikan untuk kedua putranya. Sebesar Rp 250 ribu tiap bulan dalam setahun dan akan ditinjau kembali,” katanya.

Kemudian bantuan diberikan kepada Sugeng Hariyanto. Selama ini Ia tinggal di rumah yang di dalamnya ada 3 kepala keluarga. Nampak rumah di Dusun Kedungpakis RT 6 RW 1 kondisinya memprihatinkan.

“Bedah rumah dengan anggaran dari Baznas Lumajang sebesar Rp 15 juta,” kata Atok. Selain itu, Baznas juga memberikan bantuan biaya hidup tiap bulan dalam setahun. Bantuan sebesar Rp 400 ribu per bulan. Selanjutnya akan ditinjau kembali.

Kepala Bagian Administrasi Kesra Pemkab Lumajang Iskandar, SP menyampaikan, sebelumnya pihaknya selalu menyalurkan bantuan untuk dua keluara tersebut. Dari dana bantuan yang terkumpul para Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Dulu kita bantu lewat Program Koin Peduli. Kita kumpulkan receh dari teman-teman,” ucapnya.

Karena pihak keluarga saat ini lebih membutuhkan biaya yang lebih besar lagi, maka Kesra kemudian merekomendasikan ke Baznas. “Ada anak-anak yang sudah sekolah dan membutuhkan biaya,” ucapnya.

Setelah disampaikan ke Baznas, survey dilakukan dan akhirnya bantuan bisa diberikan kepada keluarga tersebut. “Menurut Baznas, kondisi keluarga tersebut sudah benar-benar sangat miskin. Jadi sangat butuh bantuan,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga meminta kepada pihak kecamatan untuk ikut serta memberikan bantuan. “Khusunya membantu dalam pelaksanaan bedah rumah, agar bisa cepat selesai,” pungkasnya. (cho/fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: