Butuh 5 Tahun untuk Menulis Novel “Sang Patriot”

Lumajang, Motim - Diskusi novel “Sang Patriot” karya Irma Devita Purnamasari digelar di Gedung Panti PKK, Kamis (7/2) pagi. Pada kesempatan itu, sang penulis menyampaikan butuh waktu sekitar 5 tahun untuk menyelesaikan novel yang menceritakan sosok pejuang, Letkol M. Sroedji.
Irma menjelaskan bahwa buku itu berkisah tentang perjuangan Sroedji dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Ada sejumlah tahapan yang dilalui dalam menulis novel itu sehingga lama.
Diskusi novel ‘Sang Patriot’
Diskusi novel ‘Sang Patriot’
“Bayangkan saja, setahun ada 365 hari, nah jika kalian sehari menghasilkan satu lembar. Berarti dalam setahun sudah menghasilkan 365 halaman. Sudah jadi buku yang tebal itu, lho,” ujarnya.

Dirinya juga memotivasi generasi muda untuk semangat dalam mempelajari dan menulis sejarah. Karena menurutnya, generasi muda bagaikan tonggak penerus perjuangan. Jika dahulu pahlawan berjuang dengan senjata, di era milenial ini cukup berjuang dengan pena.

“Menulislah, karena usia akan berakhir tapi tulisan tidak akan pernah mati. Tapi, ingat. Hati-hati dengan penamu. Karena itu bagaikan pisau yang tajamnya siap menusuk musuhmu,” tambahnya.

Di tengah diskusi ini, Irma juga membagikan novel yang ditulisnya dan kaos bergambar Letkol M. Sroedji kepada para peserta. Siapa yang dapat menjawab pertanyaan yang diajukannya, berhak mendapat hadiah itu. (*/fit)