Cari Bibit Atlet Panahan, Kelas Busur Paralon Diperlombakan

Lumajang, Motim - Pencarian bibit atlet panahan di Lumajang terus dilakukan. Khususnya para siswa/siswi yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) dan sederajat. Sebelum mereka menggunakan busur standar, terlebih dulu bisa belajar menggunakan busur dari paralon.
Lomba panahan tingkat SD
Lomba panahan tingkat SD
Bahkan, untuk kelas paralon ini mulai diperlombakan lagi di Lumajang. Seperti yang sudah digelar di SMPN 3 Lumajang beberapa waktu lalu. Ada sejumlah bibit atlet atau pemula yang ikut serta dalam lomba panahan kelas paralon.

Meski dengan busur sederhana itu, nampak mereka antusias mengikuti lomba. Semuanya beradu fokus untuk melesatkan anak panah ke papan target.

“Jadi bagi pemula, sebelum menggunakan busur standar, bisa pake paralon dulu,” kata Ketua Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Lumajang, Vendix MTL.

Panahan adalah salah satu cabang olahraga yang dilombakan dalam HUT SMPN 3 Lumajang. Lomba ini dikhususkan bagi peserta tingkat SD dan sederajat di Lumajang. Selain paralon, kelas busur standar juga ikut dilombakan tentunya.

Ada sekitar 75 peserta dalam lomba ini. Setelah melewati perlombaan yang begitu seru, kontingen dari SDIT Arrahmah Tukum akhirnya berhasil keluar menjadi juara umum untuk cabor panahan.

“Kita harapkan lebih banyak lagi bibit atlet panahan yang bermunculan,” kata Vendix.

Saat ini sudah ada beberapa bibit atlet yang mulai terlihat bakatnya. Bahkan sudah berprestasi bukan hanya di tingkat kabupaten saja. Namun juga di tingkat provinsi. “Ada sejumlah atlet yang masih SD namun sudah mampu juara di tingkat Jawa Timur,” ujarnya. (fit)