Dikeluhkan Pedagang, CFD dan CFN Tetap Digelar Tiap Pekan

Lumajang, Motim - Kegiatan Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN) di Alun-Alun yang digelar tiap pekan sempat dikeluhkan oleh sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL). Karena berdampak pada turunnya omzet PKL. Namun dari hasil evaluasi, tidak ada perubahan. CFD dan CFN tetap tiap pekan.
PKL saat CFD di Alun-Alun
PKL saat CFD di Alun-Alun
Keputusan tersebut diambil, setelah Satuan Tugas Alun-Alun melakukan evalausi untuk menanggapi keluhan dari PKL. CFN digelar tiap sabtu malam dan CFD pada minggu pagi. Namun ada perubahan jalur yang ditutup saat CFN dan CFD berlangsung.

Kepala Bidang Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau Dinas Lingkungan Hidup Lumajang, Yuli Haris menyampaikan, sebelumnya yang mengeluh adalah PKL harian yang berada di dekat Kantor BNI.

Jadi, pihaknya memutuskan akan melakukan ujicoba dengan membuka Jl. Sutoyo dan Jl. Cokro Sujono yang sebelumnya ditutup saat kegiatan CFD atau CFN. Sementara jalan yang berada di barat Kantor BNI yang akan ditutup.

“Dengan catatan pembeli tidak boleh memarkir kendaraannya di pertigaan BNI yang bisa membuat arus lalu lintas macet,” kata Yuli pada Memo Timur, Jumat (2/1).

Untuk menanggapi keluhan minimnya hiburan di Alun-Alun, Yuli mengatakan akan ada hiburan yang ditampilkan secara terjadwal selanjutnya. Tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bisa menggelar sosialisasi dengan hiburan.

“Pihak sekolah juga menampilkan kesenian,” ujarnya.

Sebelumnya, sejumlah PKL di dekat Kantor BNI Alun-Alun mogok tidak jualan. Alasannya, karena omzet mereka menurun sejak adanya CFD dan CFN tiap pekan. Bahkan ada PKL yang sampai merugi. Selain itu, faktor cuaca dan kurangnya hiburan juga jadi penyebabnya. (fit)