Dua Maling Motor Babak Belur Dihakimi Massa

Lumajang, Motim - Sepasang kakak beradik bernama Rusen (33) dan Rusan (31), warga Desa Sumber Wringin, Kecamatan Klakah, babak belur dihakimi massa, lantaran kepergok mencuri sepeda motor Supra 125 Nopol N 6031 YO milik Markasan (45), warga Dusun Darungan Kidul, Desa/Kecamatan Kedungjajang, Sabtu (23/2), sekira pukul 16.30 WIB.
Kondisi kedua maling motor
Kondisi kedua maling motor
Kemarahan warga tak berhenti sampai disitu, alat transportasi pelaku saat menjalankan aksi kejahatannya berupa sepeda motor Honda Beat ludes dibakar massa. Kini kedua pelaku sudah diamankan di Polsek Kedungjajang untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Kapolsek Kedungjajang, AKP Sugianto, SH menuturkan pagi sekitar pukul 07.00 WIB, Markasan (45), warga Dusun Darungan Kidul, Desa/Kecamatan Kedungjajang, pergi ke kebunnya di Desa Curah Petung, Kecamatan yang sama dengan mengendarai sepeda motor Honda Supra 125.

Sesampai di kebunnya, korban menaruh sepeda motornya di tepi jalan lalu ditinggal memotong kayu sengon. Sekitar pukul 16.30 WIB, saat korban mau pulang melihat sepeda motornya tidak ada di tempat.

Kondisi itu membuat korban panik bingung spontan korban berteriak minta tolong sepeda motornya hilang. Mendengar itu Pa'i berlari hendak mendatangi korban, di tengah jalan dia memergoki orang tak dikenal sedang menuntun sepeda motor milik korban.

Yakin itu motor milik korban, Pa’i terus menangkapnya dan pelaku berhasil diamankan . Beberapa saat kemudian warga berdatangan ramai-ramai menghakimi pelaku.

“Misalkan kami bersama anggota datangnya telat, bisa jadi kedua pelaku tak selamat,” ungkapnya.

Khawatir terjadi sesuatu yang tak diinginkan, apalagi sore itu warga masih terus berdatangan, pihaknya langsung memboyong kedua pelaku menuju Polsek Kedungjajang berikut barang bukti berupa sepeda motor yang dicuri, bangkai motor milik pelaku serta busi dan uang.

“Kasus ini sudah kami proses sesuai hukum yang berlaku dan kedua pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian,” pungkas Kapolsek Kedungjajang.

Secara terpisah Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Hasran, SH, M.Hum menambahkan, kedua pelaku memiliki catatan kriminal. Rusen pernah dipenjara atas kasus pencurian ayam diproses hukum oleh Polsek Klakah pada tahun 2014.

Sedang Rusan pernah dipenjara atas kasus pencurian ayam tahun 2009. Pada tahun 2011 Rusan dipenjara atas keterlibatan pencurian sapi. Dan ditahun 2014, Rusan kembali masuk penjara atas kasus membawa senjata tajam.

“Kasus dua residivis ini masih dikembangkan oleh Tim Cobra Sat Reskrim Polres Lumajang,” tambah Hasran.(cho)