Imron, Pentolan Begal asal Dawuhan Wetan Ditangkap Tim Cobra

Lumajang, Motim - Upaya tim Cobra Sat Reskrim Polres Lumajang memburu salah satu pelaku begal sepeda motor sejak sebulan yang lalu, tidak sia-sia. Awal minggu kemarin, Tim Cobra berhasil meringkus pentolan begal. Ia bernama Muhamad Imron alias Dewo (24), warga Desa Dawuhan Wetan, Kecamatan Rowokangkung.
Pelaku begal saat mendapat perawatan medis (cho) 
Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hasran, SH, M.Hum mengatakan, pelaku begal yang dikenal licin dan sadis itu ditangkap tim Cobra di wilayah pulau Bali diback up tim Macan Nusantara Bersatu Polda Bali. Pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas pada salah satu kakinya, karena berusaha kabur.

"Tim Cobra butuh waktu sebulan untuk menangkap pentolan pelaku begal ini,"ungkap Hasran kepada Memo Timur.

Kepada penyidik, sebelum tertangkap Muhamad Imron alias Dewo mengaku telah melakukan aksi kejahatan begal motor terakhir kalinya disekitar gedung olah raga (GOR) Wira Bhakti Lumajang dan di wilayah Desa Kecamatan Tekung.

Dewo juga menuturkan dalam menjalankan aksinya dirinya tidak sendirian. Melainkan bersama beberapa temannya dan masing-masing punya peran berbeda-beda. Hasil kejahatannya kata Dewo dijual kepada pihak ketiga kemudian uangnya dibagi rata.

Beberapa teman pelaku yang disebut terlibat dalam aksi kejahatannya, sudah dikantongi oleh tim Cobra dan sekarang masih diburu. “Kami pastikan tidak lama lagi sudah tertangkap, meski tidak semuanya ,"ungkapnya lagi.

Meski dicecar banyak pertanyaan oleh penyidik, pelaku tetap mengaku hanya dua kali melakukan aksi begal sepeda motor yakni di sekitar GOR dan di wilayah Tekung. Meski demikian, pihaknya terus melakukan pengembangan terhadap kasus Muhamad Imron ini.

Karena, cara kerjanya yang dinilai cepat dan rapi sehingga pihaknya berkeyakinan bahwa pelaku ini punya jaringan dan bukan pelaku baru dan tidak menutup kemungkinan ada tempat kejadian perkara (TKP) lain.

“Tim Cobra masih fokus memburu beberapa orang yang disebutnya tadi. Mudah-mudahan dalam waktu tidak lama lagi ada pelaku lagi yang tertangkap," pungkasnya.(cho)