Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lumajang mulai melakukan perakitan kotak suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Sejak Senin (11/2) lalu, petugas KPU mulai merakit kotak suara berbahan karton itu.

Perakitan kotak suara Pemilu di Lumajang
Perakitan kotak suara Pemilu di Lumajang
Dalam proses perakitan kotak suara ini, selain staf, KPU Lumajang juga merekrut sekitar 12 orang sebagai tenaga tambahan. Butuh tenaga banyak, karena ada 16.405 kotak suara yang harus dirakit di gudang logistik KPU di Amanda.

Ketua KPU Lumajang, Siti Mudawiyah mengatakan bahwa perakitan ini diperkirakan akan selesai kurang lebih seminggu kedepan. “Kotak suara ini harus selesai sebelum surat suara selesai cetak dan dikirim ke KPU Lumajang awal bulan maret,” katanya, Selasa (12/2).

Asumsinya target tersebut bisa tercapai karena satu orang pekerja bisa menyelesaikan antara seribu sampai dengan 4000 ribu kotak bisa terakit. “Dalam satu jam saja pekerja bisa merakit 150 an kotak sehingga dengan mengerahkan 12 pekerja dan sebagian tenaga pendukung KPU bisa selesai tak sampai seminggu,” imbuhnya.

Kotak suara yang telah terakit ini nantinya akan didistribusikan ke 3.281 TPS di seluruh Kabupaten Lumajang melalui PPK dan PPS. Didalamnya akan berisi sejumlah kelengkapan pemungutan dan penghitungan suara.

“Sebelum didistribusi ke TPS kita pastikan semua sudah terakit dengan sempurna termasuk pengamannya seperti gembok dan segelnya,” ujar Mudawiyah.

Selain merakit kotak suara, KPU Lumajang juga melakukan pengesetan formulir dan sampul surat suara. Hal ini dilakukan agar kebutuhan tiap TPS terpenuhi tanpa kekurangan apa pun. Setelah surat suara datang, tinggal melakukan proses pelipatan dan setting packing.

“Proses setting packing ini dilakukan bersamaan dengan kelengkapan TPS lain berupa surat suara, formulir, alat coblos, bantalan, tinta, ATK, dan tanda pengenal,” pungkasnya. (*/fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: