Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Lomba pacuan kuda di Pesisir Pantai Desa Wotgalih berujung maut. Salah satu joki tidak bisa mengendalikan kudanya. Sehingga mengarah keluar lintasan dan menabrak anak kecil yang berada di pagar pembatas. Anak berusia 7 tahun itu pun tewas.

Peristiwa saat kuda menabrak penonton
Peristiwa saat kuda menabrak penonton
Lintasan lomba pacuan kuda, Sabtu (9/2), lalu itu hanya diberi pembatas bambu kecil dan tali rafia. Seperti diketahui, antusiasme masyarakat untuk melihat gelaran lomba tersebut sangatlah tinggi. Mereka memadati seputar lintasan.

Korban diketahui bernama Mahgda Agil Benzema, warga RT 8 RW 2 Desa Wotgalih. Ia masih Kelas 1 di SD Yosowilangun. Korban datang ke lokasi lomba pacuan kuda bersama neneknya, yang setiap hari mengasuhnya.

Dari keterangan warga, saat kejadian itu Agil dekat dengan pagar pembatas sisi luar. Saat sejumlah kuda akan melintas di depannya, tiba-tiba salah satu kuda tidak dapat dikendalikan oleh jokinya. Seharusnya belok di tikungan, justru lurus dan menabrak pagar yang ramai pononton.

Agil yang juga berada di sana, kena tabrak kuda tersebut langsung jatuh dalam posisi telungkup. Penonton yang ada pun langsung menghampirinya untuk membantu anak tersebut. Ia kemudian dibawa ke Puskesmas Yosowilangun kemudian dirujuk ke RSU Dr. Haryoto Lumajang.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 13.20 WIB. Meksi sudah menjalani perawatan, nyawa korban tidak terlolong. Ia menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit sekitar pukul 14.50 WIB. Ia mengalami pembekuan darah yang ada di sekitar dadanya.

Kapolsek Yosowilangun, Iptu Suhari mengatakan, pihaknya masih terus mendalami peristiwa tersebut. Ditambah pihak keluarga yang melakukan penuntutan kepada pihak panitia atas kematian Agil.

“Visum sudah dilakukan, kasusnya ini lalai yang mengakibatkan hilangnya nyawa sesorang,” katanya.

Proses pemeriksaan masih dilakukan. Termasuk memeriksa joki dari kuda yang menabrak korban. “Kita periksa juga jokinya, kenapa tidak bisa belok,” ujarnya pada sejumlah wartawan usai kejadian.

Ia menambahkan, dari segi perizinan, panitia sudah melengkapi semua. Bahkan pihaknya sudah menerjunkan personil untuk melakukan pengamanan di sana. Ia juga menyebut, kondisi lintasan sudah layak. “Ini memang layak, namun akan kita evaluasi lagi nantinya,” pungkasnya. (cho/fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: