Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Sejumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) terjadi di Lumajang di awal 2019. Dari jumlah penderita DBD yang ada, ada satu orang diantaranya yang sampai meninggal dunia. Pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Lumajang pun terus bergerak untuk mengantisipasi adanya korban susulan.

Petugas melakukan fogging
Petugas melakukan fogging
Dinkes melaporkan di awal 2019, hingga Februari sudah ada 14 penderita yang positif terjangkit DBD. Satu diantaranya meninggal dunia. Yakni Safira Maulidia, perempuan berusia 17 tahun warga Keluharan Kepuharjo, Kecamatan Lumajang.

Pihak keluraga menyampaikan, Safira sudah menderita DBD sejak berada di pondok pesantren di Kencong–Jember. Tempatnya menimba ilmu. Ketika kondisinya memburuk kemudian dibawa pulang ke Lumajang.

“Kemudian dibawa ke Rumah Sakit Wijaya Kusuma, karena penuh akhinya dibawa ke RSUD dr. Haryoto,” kata Rusmiati, keluarga korban, Senin (11/2).

Lanjutnya, Safira menjalani penanganan intensif di ruang ICU (Intensive Care Unit). Setelah menjalani penanganan kesehatan selama 6 hari di sana, nyawa anak itu tidak tertolong. Ia meninggal dunia, Rabu (13/2).

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Lumajang, Agus Hari Widodo menyampaikan, pihaknya sudah melakukan antisipasi. Agar warga tidak terserang DBD. Salah satunya melaui fogging atau pengasapan di pemukiman warga.

Diantaranya petugas sudah melakukan fogging di Keluharan Kepuharjo pada Senin pagi. Bukan hanya di rumah warga, namun juga di tempat pendidikan dan kantor milik Pemkab Lumajang. “Kita sudah kerahkan petugas untuk melakukan fogging di sana,” ujarnya.

Lanjutnya, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, di bulan yang sama, ada peningkatan jumlah penderita. Pada Januari dan Februari 2018, ada 5 penderita yang positif DBD yang dilaporkan oleh Dinkes.

“Sementara sepanjang 2018, ada 32 kasus DBD, satu diantaranya meninggal dunia,” pungkasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: