Pembobol Rumah Robikis Ternyata Samsul Bawon

Lumajang, Motim - Pembobol rumah Robikis (42), warga Dusun Urang Gantung, Desa Jarit, Kecamatan Candipuro, akhirnya berhasil dibekuk oleh petugas gabungan Polsek Candipuro, diback up Polsek Rowokangkung, pada Selasa (19/2), sekitar pukul 17.00 WIB.
Pelaku saat diamankan petugas gabungan
Pelaku saat diamankan petugas gabungan
Pelakunya adalah Samsul Bawon (37), warga Dusun Kebonsari, Desa Jarit, Kecamatan Candipuro. Ia ditangkap di rumah ibu angkatnya yang terletak di Dusun Krajan, Desa Sumberanyar, Kecamatan Rowokangkung.

Selain itu, petugas juga mengamankan sejumlah barang antara lain 1 buah HP merk Samsung warna hitam, 1 buah HP merk Nokia warna hitam, 1 buah Ipad merk Advan juga warna hitam dan 1 unit sepeda motor milik pelaku yang merupakan alat transportasi saat melakukan aksi kejahatannya.

“Dalam proses penangkapan terhadap pelaku yang bernama Samsul Bawon, kami dibantu Polsek Rowokangkung Mas,” ucap Kapolsek Candipuro, AKP Ernowo kepada Memo Timur, Rabu (20/2) via teleponnya.

Saat diinterogasi, pelaku mengaku membobol rumah korban saat tidak ada penghuni dengan cara mencukit jendela rumah korban bagian belakang. Setelah berhasil membuka jendela, ia masuk ke dalam dapur kemudian membuka paksa pintu tengah dan berhasil.

Kata pelaku terus mengambil barang-barang milik korban seadanya, lalu kabur lewat pintu belakang. Tak lama kemudian korban pulang dan kaget ketika melihat rumahnya dalam kondisi acak-acakan, apalagi sejumlah barangnya hilang.

Melihat rumahnya telah disatroni maling, korban terus melaporkan kejadian yang dialami ke Polsek Candipuro. “Kejadiannya pada Minggu, 30 Desember 2018 kemarin, sekira pukul 20.00 WIB,” tuturnya.

Atas laporan itu, pihaknya langsung melakukan penyelidikan. Satu bulan kemudian diperoleh petunjuk yang mengarah kepada Samsul Bawon sebagai pelakunya. Tak membuang waktu, pihaknya langsung mencari bersangkutan di rumahnya dan gagal menemukannya.

Kemarin siang, pihaknya memperoleh informasi apabila Samsul Bawon bersembunyi di rumah ibu angkatnya di wilayah Kecamatan Rowokangkung. Tak mau kehilangan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Polsek Rowokangkung dan berhasil menangkapnya.

“Pelaku sudah kami tahan di rumah tahanan Polsek Candipuro. Perbuatannya kami jerat dengan pasal 363 Kitab Undang-undang Hukum Pidana diancam pidana hukuman penjara paling lama 7 tahun,” tegas Ernowo. (cho)