Pohon ‘Keramat’ di Desa Selokgondang Tumbang

Lumajang, Motim - Pohon terbesar di Desa Selokgondang, Kecamatan Sukodono tumbang, Senin (11/2) pagi. Pohon ini oleh warga, dinilai sebagai pohon keramat. Bahkan atas tumbangnya pohon itu, kemudian warga menggelar doa di sana.
Pohon tumbang, warga menggelar selamatan
Pohon tumbang, warga menggelar selamatan
Sejumlah warga hadir di sana, dengan membawa makanan. Mereka kemudian menggelar doa. Setelah itu, petugas yang juga ikut dalam kegiatan doa itupun, melakukan pemotongan pada pohon tersebut.

Warga setempat melaporkan, kejadian pohon tumbang itu terjadi pada pagi hari. Beruntung tidak ada dampak serius atas tumbangnya pohon tersebut. Karena lumayan jauh dari pemukiman warga setempat.

“Tidak ada dampak serius,” kata Sugianto pada Memo Timur.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo menyampaikan, penyebab tumbangnya pohon itu, memang karena sudah tua. Ia menyebut, diameter pohon tersebut sampai 4 meter.

“Apalagi sebelumnya, hujan juga mengguyur kawasan tersebut,” katanya.

Pohon yang berada di Dusun Las Poleng itu tumbang sekitar pukul 05.00 WIB. Pohon jenis Saman atau Slobin itu tumbang ke sawah. Menimpa pagar pembatas rumah milik warga di depan SDN Selokgondang 02.

“Petugas pun segera ke sana untuk melakukan pemotongan,” ucapnya.

Di hari yang sama, juga ada pohon tumbang pada sore harinya. Tepatnya di Desa/Kecamatan Sumbersuko. Sekitar pukul 14.30 WIB, angin kencang menerjang kawasan tersebut. Kemudian mengakibatkan pohon mahoni berdiameter 40 sentimeter dan 20 sentimter tumbang.

“Dampaknya, rantingnya menganggu pengguna jalan raya. Petugas sudah melakukan pemotongan dan pembersihan secara manual. Arus lalu lintas Lumajang kembali lancar,” pungkasnya. (fit)